Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KEBIJAKAN MSDM TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DITINJAU DARI ASPEK PERLINDUNGAN HUKUM KETENAGAKERJAAN Eva Solita Pasaribu; Ernita Siagian; Rolando Marpaung; Mesraniati Dachi; Rosalina Ginting; Yakobus Emardin Gea
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v11i1.6398

Abstract

Latar belakang: Sumber daya manusia merupakan aset penting bagi organisasi. Kepuasan kerja pegawai dipengaruhi oleh efektivitas kebijakan MSDM serta perlindungan hukum ketenagakerjaan yang menjamin hak, keamanan, dan kepastian kerja. Tujuan: bertujuan menganalisis pengaruh kebijakan MSDM terhadap kepuasan kerja dengan menguji peran perlindungan hukum ketenagakerjaan sebagai variabel moderasi pada PT. Exzer Amsal Mandiri Medan. Metode: menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian mencakup seluruh pegawai PT. Exzer Amsal Mandiri Medan yang berjumlah 48 orang yang keseluruhannya dijadikan sampel. Teknik sampling yang digunakan sampling jenuh. Data dianalisis melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, uji hipotesis, Moderated Regression Analysis (MRA),  dan koefisien determinasi (R²). Hasil: menunjukkan Kebijakan MSDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja serta Perlindungan Hukum Ketenagakerjaan memoderasi hubungan antara kebijakan MSDM dan kepuasan kerja, dimana Perlindungan Hukum Ketenagakerjaan berperan sebagai quasi moderator yang memperlemah pengaruh Kebijakan MSDM terhadap Kepuasan Kerja. Kesimpulan: Temuan ini mengimplikasi bahwa organisasi perlu mengoptimalkan kebijakan MSDM dan memastikan pemenuhan perlindungan hukum ketenagakerjaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, aman, dan mendukung kepuasan kerja karyawan.
HUBUNGAN ANTARA LITERASI AKUNTANSI DAN KOMPETENSI MANAJEMEN SDM DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN KERJA MAHASISWA Ernita Siagian; Eva Solita Pasaribu; Ida Mariani v; Mesraniati Dachi; Rani Goyet Sinaga
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kesiapan kerja mahasiswa merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan proses pendidikan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Tujuan: Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis hubungan antara literasi akuntansi dan kompetensi manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa. Metode: Penelitian ini menerapkan desain kuantitatif berbasis pendekatan korelasional, yang memfokuskan pada analisis asosiasi dan kekuatan hubungan antar variabel menggunakan teknik statistik inferensial. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sari Mutiara Indonesia yang berjumlah 505orang. Pemilihan sampel dilakukan secara purposif dengan penentuan ukuran sampel berdasarkan rumus Slovin, menghasilkan 84 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data meliputi evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen menggunakan metode statistik, pengujian asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi), serta analisis korelasi Pearson dan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil: Uji empiris mengonfirmasi bahwa literasi akuntansi dan kompetensi manajemen SDM memiliki hubungan positif terhadap kesiapan kerja mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi akuntansi dan penguatan kompetensi manajemen SDM berperan penting dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa. Atas dasar pertimbangan tersebut, penelitian ini disusun untuk mendukung pengembangan keilmuan terkait bagi institusi pendidikan tinggi dalam merancang kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih relevan dengan tuntutan dunia kerja.