Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Perasan Labu Siam (Sechium Edule) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Sri Jumiati; Miftahul Rauzah
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v4i3.2325

Abstract

Hypertension can lead to various complications, including stroke, heart attack, the accumulation of fatty plaques and calcium deposits in blood vessel walls, rupture of cerebral capillaries, damage to blood vessels, renal blood vessel rupture, chronic kidney failure, and, in severe cases, hypertensive encephalopathy, which may result in decreased consciousness or even coma. Therefore, non-pharmacological management is needed to alleviate symptoms in patients with hypertension, one of which is the administration of chayote juice (Sechium edule). This study aimed to determine the effect of chayote juice administration on reducing blood pressure in patients with hypertension. The study employed a case study method involving four patients diagnosed with hypertension. The intervention consisted of administering chayote juice for four consecutive days. On the fourth day of evaluation, the patients' blood pressure decreased to 130/80 mmHg. The findings demonstrated that chayote juice was effective in lowering blood pressure from 160/100 mmHg to 130/80 mmHg after four days of administration. Therefore, patients with hypertension may utilize chayote juice as a non-pharmacological therapy to help reduce high blood pressure when consumed regularly.
Pengaruh Tingkat Stres terhadap Aktivitas Fisik pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Puskesmas Sp.4 Nyong Kabupaten Pidie Jaya Sri Jumiati; Rosalia Putri; Pasyamei Rembune Kala
Public Health Journal Vol. 2 No. 4 (2025): October–December, Occupational Health and Safety
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cphemn30

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang dan sering disertai dengan masalah psikologis berupa stres. Stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memengaruhi perilaku kesehatan pasien, salah satunya aktivitas fisik yang berperan penting dalam pengendalian kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat stres terhadap aktivitas fisik pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Sp.4 Nyong Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien Diabetes Mellitus yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat stres dan aktivitas fisik, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang dan memiliki aktivitas fisik rendah. Analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat stres terhadap aktivitas fisik pada pasien Diabetes Mellitus. Simpulan penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat stres yang dialami pasien, semakin rendah aktivitas fisik yang dilakukan. Oleh karena itu, pengelolaan stres perlu diintegrasikan dalam pelayanan Diabetes Mellitus di tingkat pelayanan kesehatan primer.