Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Sampah Plastik Menjadi Barang Bernilai Jual Novi Yuliyanti; Hany Uswatunnisa; Yasin Yasin; Didik Tri Setiyoko; Suci Adinda
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 5 No. 01 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v5i01.1943

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang masih banyak dijumpai di masyarakat, termasuk di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah menyebabkan sebagian besar sampah plastik dibuang atau dibakar, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, sampah plastik memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah plastik menjadi barang bernilai jual sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan identifikasi permasalahan, sosialisasi mengenai dampak sampah plastik dan prinsip pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R), pelatihan pembuatan produk kerajinan dari sampah plastik, praktik secara berkelompok, serta evaluasi melalui diskusi dan angket respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik serta meningkatnya keterampilan peserta dalam mengolah limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai jual, seperti pot tanaman, tempat pensil, tas belanja sederhana, dan hiasan rumah. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, kegiatan ini juga membuka wawasan masyarakat mengenai peluang usaha berbasis ekonomi kreatif melalui pemanfaatan sampah plastik. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
Giat Literasi Melalui Sastra Dongeng Anak-anak SD Kalikangkung 2 Kabupaten Tegal Hany Uswatunnisa; Novi Yuliyanti; Tri Linda Antika; Bella Indriyani
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 4 No. 02 (2024): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v4i02.1945

Abstract

Rendahnya minat baca dan kemampuan literasi siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam mewujudkan budaya literasi yang berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan sastra anak, khususnya dongeng, sebagai media pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, serta pemahaman nilai-nilai karakter siswa melalui kegiatan literasi berbasis sastra dongeng di SD Kalikangkung 2, Kabupaten Tegal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi mengenai pentingnya literasi, kegiatan mendongeng interaktif, pendampingan membaca dan menceritakan kembali isi dongeng, serta evaluasi melalui observasi dan refleksi terhadap aktivitas siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, menunjukkan peningkatan minat membaca, lebih aktif dalam menyimak dan mengemukakan pendapat, serta mampu menceritakan kembali isi dongeng dengan bahasa mereka sendiri. Selain itu, kegiatan mendongeng membantu siswa memahami nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Program ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga mampu menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Dengan demikian, giat literasi melalui sastra dongeng menjadi alternatif yang efektif dalam memperkuat kemampuan literasi sekaligus menanamkan pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar.