Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Guru SD dan Masyarakat Melalui AI Generatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Jepang di Likupang Barat Fince Lenny Sambeka; Muhammad Ilham Ali
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2159

Abstract

Kawasan Likupang, termasuk Desa Paputungan di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas pariwisata nasional sehingga penguasaan bahasa asing, termasuk bahasa Jepang, menjadi kebutuhan penting bagi guru dan masyarakat setempat. Namun, akses terhadap pelatihan bahasa Jepang masih terbatas dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) generatif sebagai media belajar belum banyak dikenal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar bahasa Jepang guru SD Inpres Paputungan dan masyarakat melalui pemanfaatan AI generatif (ChatGPT, Google Gemini, dan Microsoft Copilot) sebagai media belajar mandiri dan penyusunan materi ajar. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Juni 2026 dengan melibatkan 17 peserta, terdiri atas 5 guru dan 12 warga masyarakat, menggunakan metode pelatihan partisipatif berupa sosialisasi, praktik, pendampingan, serta evaluasi pre-test–post-test pada enam aspek. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan rata-rata skor pre-test, post-test, dan persentase peningkatan (gain), sedangkan kepuasan peserta diukur melalui angket dengan kategori sangat puas, puas, cukup puas, dan kurang puas. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pada seluruh aspek, yaitu kosakata dasar (36,5–74,5), membaca hiragana (29,5–66,5), percakapan sederhana (34,0–71,5), tata bahasa dasar (26,0–63,0), literasi AI (41,0–85,0), dan kepercayaan diri berkomunikasi (37,5–79,0). Sebanyak 58,8% peserta menyatakan sangat puas, 35,3% puas, dan 5,9% cukup puas. Temuan ini menunjukkan bahwa AI generatif efektif sebagai media alternatif pembelajaran bahasa Jepang sekaligus mendukung kesiapan sumber daya manusia lokal dalam menyongsong perkembangan pariwisata di kawasan Likupang.
Pelatihan Gamifikasi Digital dan Flipped Classroom dalam Pembelajaran Bahasa Asing di SMA Negeri 2 Tomohon Fince Lenny Sambeka; Diane Tengker; Agustine Clare Mamentu; Muhammad Ilham Ali; Supriyanto
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i3.498

Abstract

Kemajuan pesat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) membuka peluang bagi pembelajaran yang dipersonalisasi di sekolah menengah atas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik dan literasi digital guru bahasa asing melalui pelatihan pembuatan gamifikasi pembelajaran berbasis digital dan integrasi model flipped classroom. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di SMA Negeri 2 Tomohon, Sulawesi Utara, melibatkan 16 guru bahasa asing (Inggris, Jepang, dan Jerman). Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan difokuskan pada pembuatan konten gamifikasi menggunakan aplikasi Canva, Quizizz, Kahoot, dan Edpuzzle, serta penerapan model flipped classroom. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator penilaian dengan rata-rata peningkatan 44,6% dari pre-test ke post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan merancang skenario pembelajaran (50,9%) dan pemahaman konsep flipped classroom (46,7%). Dampak positif terlihat dari peningkatan keterlibatan siswa hingga 95% saat model gamifikasi diterapkan. Program ini berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran inovatif yang berkelanjutan dan memberdayakan guru sebagai agen perubahan dalam pembelajaran abad ke-21. Kata Kunci : Gamifikasi; Flipped Classroom; Literasi Digital; Pelatihan Guru.