Loouhyl Valencia Hermandha
Psikologi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear of Missing Out (FOMO) Pada Remaja Pengguna Aplikasi TikTok Yang Mengalami Perceraian Orang Tua Di Surabaya Loouhyl Valencia Hermandha; Mamang Efendy; Ricky Alejandro Martin
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self-Esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja pengguna aplikasi TikTok yang mengalami perceraian orang tua di Surabaya. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara Self-Esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja pengguna aplikasi TikTok yang mengalami perceraian orang tua di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 130 remaja akhir di Kota Surabaya yang aktif menggunakan TikTok dan memiliki status orang tua cerai hidup. Pengukuran Self-Esteem dilakukan menggunakan skala yang disusun berdasarkan 4 dimensi sesuai teori Coopersmith (1967). Sementara itu, pengukuran Fear of Missing Out (FOMO) menggunakan skala yang disusun berdasarkan 2 komponen sesuai teori Przybylski (2013). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Self-Esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,452 menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel bersifat negatif dan berbanding terbalik. Dengan demikian, semakin tinggi Self-Esteem yang dimiliki remaja, maka semakin rendah tingkat Fear of Missing Out (FOMO) yang dialami.