Ary Arvianto
Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RISK CONTROL STRATEGY ON GAS TRANSPORTATION PROJECTS WITH THE AGGREGATE RISK PRIORITY METHOD TO IMPROVE PROJECT SUSTAINABILITY PERFORMANCE (CASE STUDY: PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA) Zefanya Binsar Valentino Silalahi; Ary Arvianto
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek transportasi gas memiliki peranan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Namun demikian, proyek semacam ini sangat rentan terhadap berbagai risiko yang dapat berdampak pada efisiensi, keselamatan, dan keberlangsungan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko terbanyak yang dapat memengaruhi proyek transportasi gas secara sistematis, menjaga kinerja proyek agar sesuai dengan standar keselamatan dan efisiensi yang berlaku, mengkaji faktor-faktor penyebab kegagalan kualitas pada setiap tahapan proyek, serta menerapkan metode Aggregate Risk Priority (ARP) dengan pendekatan heat map, diagram pareto, histogram, dan fishbone diagram untuk pengendalian dan peningkatan kinerja proyek. Penelitian dilakukan di PT Transportasi Gas Indonesia melalui studi lapangan, wawancara, dan analisis dokumentasi teknis, kemudian dilanjutkan dengan pengolahan dan analisis data risiko sebelum dan sesudah mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ARP efektif dalam menetapkan prioritas risiko berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Number), yang dihitung dari kombinasi antara likelihood, consequence, dan severity. Visualisasi dengan heat map dan diagram pareto membantu dalam fokus mitigasi risiko paling kritis, sedangkan fishbone diagram mempermudah identifikasi akar penyebab dari masalah kualitas. Setelah mitigasi, terjadi penurunan signifikan pada nilai RPN untuk sebagian besar proyek, yang menunjukkan keberhasilan pendekatan yang digunakan. Dengan demikian, penerapan ARP dan alat analisis pendukungnya terbukti menjadi strategi efektif dalam pengendalian risiko dan peningkatan kualitas proyek transportasi gas di lingkungan industri energi.
UPAYA PERBAIKAN UNTUK OPTIMALISASI RUANG DAN SISTEM PENATAAN PRODUK CREATABLE MELALUI IMPLEMENTASI DEDICATED STORAGE DAN CLASS BASED STORAGE DI GUDANG BARANG JADI PT XYZ Indriani Reza Alfiana Nur Sofiani; Ary Arvianto
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen gudang menjadi faktor penting yang berperan untuk memastikan alur distribusi produk menjadi efektif dan efisien. PT XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di industri keramik, memiliki permasalahan terkait penataan gudang barang jadi, khususnya gudang ekspor untuk produk Creatable. Penataan barang di gudang masih bersifat kondisional dan belum terorganisir seacar sistematis. Hal ini berisiko menyebabkan terjadinya pemborosan dari segi waktu dan ruangpenyimpanan yang tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan dua metode penyimpanan, yaitu dedicated storage dan class-based storage, dalam rangka meningkatkan efisiensi penataan barang jadi di gudang. Data yang digunakan meruakan data hasil observasi langsung, wawancara dengan pekerja gudang, serta data produk dari perusahaan. Analisis dilakukan dengan menghitung kebutuhan ruang dan jarak tempuh material menggunakan pendekatan rectilinear. Hasil menunjukkan bahwa metode class-based storage lebih unggul dengan space utilization sebesar 290,4 m² dan jarak tempuh material 2778,54 m. Sementara itu, metode dedicated storage membutuhkan ruang 406,65 m² dan jarak tempuh 3428,49 m. Berdasarkan hasil tersebut maka, perusahan dapat menerapkan metode class based storage untuk meningkatkan efisiensi proses pergudangan.
ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN CAPSNAP UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PRODUKSI AIR MINUM 5 GALLON DI PT TIRTA INVESTAMA AQUA KLATEN Fadillah Riyadi Putri; Ary Arvianto
Industrial Engineering Online Journal Vol 1, No 3 (2026): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produktivitas dalam proses manufaktur tidak terlepas dari kinerja mesin produksi. Penelitian ini dilakukan di PT Tirta Investama Aqua Klaten dengan fokus pada mesin Capsnap, yang berperan penting dalam proses produksi air minum kemasan galon 5 gallon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat efektivitas mesin menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang mencakup aspek availability, performance, dan quality. Selain itu, dilakukan identifikasi faktor-faktor penyebab penurunan efektivitas melalui pendekatan Six Big Losses. Data diambil selama bulan Januari 2025 melalui observasi langsung dan dokumentasi perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai OEE mesin Capsnap belum mencapai standar ideal internasional dengan kerugian utama berasal dari breakdown losses dan defect losses. Sebagai tindak lanjut, disusun strategi perbaikan dengan menggunakan diagram Fishbone dan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas penanganan masalah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan efisiensi produksi dan pengambilan keputusan terkait penentuan target dan pemeliharaan mesin yang lebih tepat bagi perusahaan.