Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelantihan Desain Produk Furnitur dengan Penerapan Teknik Bending Triplek June Ekawati; Prabani Setio Hastorahmanto; Lucia Ina Trisyanti; Yosafat Danang Kukuh Bismoko; Andreas Andika Putra Subhagia; Patrisius Patrisius; Imelda Setiadi; Ferdinand Fernaldi Feby Boli
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal CSDS Vol 5, No 1 (2026) ISSN 2964-1683 (media online)
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/csds.v5i1.981

Abstract

Kursi merupakan tempat duduk yang pada umumnya dibuat dengan rangka yang keras, bisa berupa material kayu, besi, karet atau bahan lain. Dalam pelatihan yang dilakukan kepada mahasiswa tentang desain produk. Mahasiswa diminta membentuk kelompok untuk mendiskusikan desain kursi yang akan mereka buat. Mahasiswa bukan hanya mendesain namun memikirkan pula material, proses pembuatan, teknik sambungan, serta fungsinya.  Metode pelatihan yang dilakukan menggunakan tiga tahapan yaitu: 1) Diskusi; 2) Desain; Proses produksi.  Ketiga tahap ini dilakukan dalam konsep pelatihan yang menerapkan kemampuan tim dalam menghasilkan produk. Instruktur menjadi anggota tim yang bertujuan untuk memberikan masukan atau usulan pada saat tim mahasiswa mengalami kebuntuan dalam diskusi. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah sebuah kursi tanpa sandaran dengan lengan tangan pada sisi kanan dan kiri. Kursi tersebut menggunakan material triplek yang dilengkungkan melalui teknik laminasi dan bending triplek.  Kesimpulan dari pelatihan ini menunjukan bahwa metode pelatihan yang diterapkan mampu memberikan stimulus pada tim mahasiswa untuk melanjutkan pemikiran yang buntu atau tanpa solusi. Kebuntuan pada tim mahasiswa diakibatkan kurang pengetahuan, pengalaman serta literasi pada proses pembuatan kursi.
Implementasi Arsitektur Perilaku dalam Desain Creative Hub: Studi Komparatif Selasar Sunaryo dan Rolex Learning Center Imelda Setiadi; Anas Hidayat; Heristama Anugerah Putra
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 5 No. 2 (2026): Arsitektur Berkelanjutan untuk Lingkungan Binaan yang Sehat dan Humanis
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v5i2.935

Abstract

Pertumbuhan industri kreatif yang pesat menuntut ketersediaan ruang yang tidak hanya menampung aktivitas, tetapi juga memahami perilaku manusia di dalamnya. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi konsep arsitektur perilaku dalam desain creative hub. Arsitektur perilaku, sebagai jembatan antara lingkungan binaan dan psikologi manusia, memainkan peran krusial dalam proses pengambilan keputusan di dalam ruang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi literatur, yang secara spesifik berfokus pada teori Lury Sofyan Yahya serta studi kasus komparatif Selasar Sunaryo Art Space dan Rolex Learning Center. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan warna netral, transparansi, dan bentuk abstrak organik secara signifikan mempengaruhi kenyamanan pengguna dan interaksi sosial. Elemen-elemen ini memberikan “keterjangkauan” dan “kemungkinan”, yang memungkinkan pengguna untuk memutuskan aktivitas mereka secara bebas namun tetap aman. Hasil penelitian ini memberikan kerangka kerja bagi perancangan creative hub yang inklusif dan adaptif.