Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SANKSI HUKUM BAGI PELAKU USAHA YANG MELANGGAR KETENTUAN LABEL HALAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI ISLAM Indra Dwi Prasetyo; Asad Dalhar; Nurma Khusna Khanifa
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11790

Abstract

Label halal merupakan instrumen penting bagi konsumen Muslim dalam menentukan pilihan produk konsumsi, baik pangan maupun non-pangan(Islah, 2022). Di Indonesia, kewajiban sertifikasi dan pencantuman label halal diatur secara normatif melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Namun demikian, praktik pelanggaran label halal masih kerap terjadi, mulai dari pencantuman label halal tanpa sertifikat hingga penggunaan bahan non-halal pada produk yang diklaim halal(Ilham et al., 2023). Artikel ini menganalisis sanksi hukum bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan label halal dengan menggunakan perspektif Hukum Ekonomi Islam dan perlindungan konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi bagi pelanggar label halal dapat berupa sanksi administratif, pidana, dan tambahan. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Islam, pelanggaran label halal tidak hanya berdimensi hukum positif tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap prinsip maqashid syariah, khususnya perlindungan agama (hifzh al-din) dan perlindungan jiwa (hifzh al-nafs). Penegakan hukum terhadap pelanggaran label halal memerlukan penguatan koordinasi antarlembaga dan peningkatan kesadaran konsumen.
Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Judi Online Sebagai Strategi Edukasi bagi Pemuda Karangtaruna Ngariboyo Sindupaten Kertek Wonosobo Nurma Khusna Khanifa; Dewi Candra Resmi; Devi Dwi Eviyani; Ma’ruf Hidayat; Daniel Muhammad
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6hsv3y15

Abstract

Generasi muda merupakan aset penting dalam pembangunan bangsa, karena mereka adalah penerus masa depan yang memiliki peran strategis dalam membawa perubahan positif bagi masyarakat dan negara. Namun, pada sisi lain, generasi muda juga merupakan kelompok yang rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam judi online. Penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online menjadi tantangan serius bagi generasi muda di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Dusun Ngariboyo Sindupaten Kertek. Program kerja penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan ketahanan diri pemuda Karangtaruna dalam menghadapi dua bentuk penyimpangan tersebut. Metode yang digunakan meliputi, diskusi kelompok, studi kasus, roleplay, serta media audiovisual. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi partisipatif selama kegiatan. Kegiatan ini dilakukan melalui metode ceramah, diskusi kelompok, serta pemutaran media edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi peserta serta pembentukan kelompok relawan anti-narkoba dan anti-judi. Dengan pendekatan edukatif berbasis komunitas, Karangtaruna dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga moralitas pemuda desa.