Amriani Amriani
Universitas Muhammadiyah Palopo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN MODEL MICAR PADA MATA KULIAH AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN UNTUK PENGUATAN KARAKTER PEDULI SOSIAL MAHASISWA Amriani Amriani; Amril; Lalu Sugiar; Uswatun Hasanah Junaid; Abdul Kadir; Andi Achmad Syam; Samsinar
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol. 11 No. 1 (2026): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kelola.v11i1.11882

Abstract

Karakter peduli sosial merupakan salah satu nilai penting yang perlu dikembangkan dalam pendidikan tinggi, khususnya melalui mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Namun, pembelajaran AIK masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian sosial secara efektif ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Model MICAR (Motivation, Collaboration, Interaction Attention, and Reflection) dalam pembelajaran AIK untuk memperkuat karakter peduli sosial mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di LPPAIK Universitas Muhammadiyah Bandung. Informan penelitian terdiri atas tiga dosen AIK dan lima mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran AIK telah memuat nilai-nilai kepedulian sosial, namun implementasinya masih didominasi oleh pendekatan kognitif sehingga belum optimal dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa mahasiswa memerlukan pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi sosial, memperkuat kolaborasi, mengembangkan interaksi dan perhatian terhadap persoalan sosial, serta memfasilitasi refleksi pengalaman belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa Model MICAR memiliki relevansi dan potensi untuk dikembangkan sebagai model pembelajaran AIK yang berorientasi pada penguatan karakter peduli sosial mahasiswa melalui integrasi aspek Motivation, Collaboration, Interaction Attention, dan Reflection. Kata kunci: Model MICAR, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, karakter peduli sosial, analisis kebutuhan, pembelajaran AIK.
Strengthening Students' Religious Character Through Basic Darul Arqam Training Using the MICAR Model Approach: A Case Study at Muhammadiyah University of Bandung Amriani Amriani; Amril Amril; Mehmet Cuma Tahiroglu; Abdul Kadir; Andi Achmad Syam
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v9i2.10078

Abstract

The development of religious character is a fundamental component of Muhammadiyah higher education. The Basic Darul Arqam Training (DAD) serves as a strategic leadership development tool for instilling Islamic values, yet its effectiveness is highly dependent on the pedagogical approach employed. This study aims to describe and analyze the process of strengthening students’ religious character through the application of the MICAR Model (Motivation, Interaction, Collaboration, Attention, Reflection) in DAD training at Muhammadiyah University of Bandung. The research method employs a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews with participants and instructors, document analysis, and participants’ written reflections. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman technique: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the MICAR Model is capable of strengthening students’ religious character through increased spiritual motivation, intensive religious interaction among participants, collaboration in worship activities and Islamic discussions, deep attention to the values of Muhammadiyah teachings, and spiritual reflection that encourages attitudinal change. These findings confirm that the integration of MICAR into DAD training can serve as an effective and transformative strategy in the formation of students’ religious character.