Indonesia adalah negara yang penuh dengan keberagaman mulai dari agama, etnis, ras, dan budaya. Hal terpenting dalam menghadapi lingkungan semacam ini adalah pemahaman yang baik tentang agama. Literasi keagamaan adalah pemahaman yang tidak hanya berfokus pada teori atau teks kitab suci, tetapi juga bagaimana proses memahami nilai-nilai yang terdapat didalamnya, sehingga mampu menerapkannya dilingkungan sekolah dan masyarakat. Oleh karena itu, untuk menghindari konflik dan kesenjangan toleransi di sekolah dan masyarakat, penting bagi lembaga pendidikan untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam setiap proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana peran literasi agama dalam meningkatkan toleransi antara umat beragama pada generasi society 5.0 di SMA Negeri 1 Jombang, (2) Bagaimana saja tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan toleransi antara umat agama pada generasi society 5.0 di SMA Negeri 1 Jombang, (3) Bagaimana dampak literasi keagamaan terhadap sikap toleransi antara umat beragama pada generasi society 5.0 di SMA Negeri 1 Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-analitik dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi agama dan toleransi di SMA Negeri 1 Jombang sangat baik. Hal ini didukung oleh berbagai kebijakan dan peraturan yang diterapkan oleh sekolah, serta kegiatan seperti upacara pagi, doa bersama, dan membaca kitab suci masing-masing sebelum proses pembelajaran. Namun, masih ada tantangan yang perlu diperhatikan, seperti sebagian siswa masih merasa superior karena mereka mayoritas, tetapi hal ini tidak mengarah pada diskriminasi terhadap minoritas. Dampak literasi agama sangat efektif dalam meningkatkan toleransi di kalangan siswa. Studi ini dapat disimpulkan bahwa peran literasi agama dalam meningkatkan toleransi antaragama sangat relevan dengan kehidupan kompleks saat ini.