Kumala Sari Rambe
STIKes DARMAIS PADANGSIDIMPUAN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Konseling Laktasi Oleh Bidan Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Semula Jadi Tanjung Balai Rostina Afrida Pohan; Kumala Sari Rambe; Meni Fuji Astuti Tanjung; Putri Diah Pemiliana
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2026): Vol. 5 No. 2 (2026): Vol : 5 No : 2 : Periode Juli 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i2.8742

Abstract

Kegagalan pemberian  ASI Eksklusif pada 1000 Hari PertamaKehidupan (HPK) berdampak linier terhadap kerentanan infeksi bayi dan stunting. Hambatan psikologis berupa persepsi ketidakcukupan produksi ASI (perceived insufficient milk)  membutuhkan pemecahan masalah klinis yang praktis melalui konseling  laktasi  oleh tenaga kesehatan di pelayanan primer. Bidan memiliki  peran krusial sebagai konselor terdekat di masyarakat. Penelitian  ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 sampel ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan menggunakan  teknik purposive  sampling.  Pengumpulan data primer  melalui wawancara terstruktur (24-hour food recall), sedangkan data sekunder lewat validasi  rekam  pelayanan Buku KIA. Analisis statistic  menggunakan analisis univariat dan uji bivariatFisher's Exact Test untuk menentukan nilai Odds Ratio (OR). Hasil penelitian ini mendeteksi rendahnya paparan intervensi di lapangan, di mana 53,3% ibu tidak mendapatkan konseling  laktasi  adekuat dan  56,7% bayi tidak mendapatkan ASI Eksklusif.  Adanya pengaruh yang signifikan secara statistic antara konseling  laktasi  oleh bidan dengan  keberhasilan menyusui dengan nilai value = 0,011 (Value< 0,05). Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 6,42 (95% CI: 1,2 - 32,5). Konseling laktasi oleh bidan terbukti secara empiris menjadi solusi determinan  yang  meningkatkan peluang keberhasilan ASI Eksklusif hingga6,4 kali lebih besar dibandingkan tanpa pendampingan. Intervensi ini efektif mentransformasikan kecemasan ibu menjadi keyakinan diri menyusui (breastfeeding self-efficacy).