Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Young Women's Knowledge of the Risks of Teenage Pregnancy Adriana Bangun; Sabarina Tarigan; Kiki Khoiriyani; Putri Diah Pemiliana
International Journal Of Health Science Vol. 5 No. 1 (2025): : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v5i1.5709

Abstract

Teenage pregnancy is a pregnancy that occurs in women aged 11-19 years. Knowledge by teenagers greatly influences the attitudes or behavior of teenagers, both positive and negative, towards teenage pregnancy. This study aims to determine the description of teenage girls' knowledge about the risks of pregnancy in adolescence. This study uses a descriptive research design with a survey approach, with a population of 103 female students and a total sampling sample of 103 respondents. This study uses a questionnaire as a research instrument and data are analyzed using frequency distribution. The results of this study indicate that 81 respondents (78.6%) of teenage girls at Primbana Private High School have a sufficient level of knowledge, 15 respondents (14.6%) have a low level of knowledge, and 7 respondents (6.8%) have a good level of knowledge. The conclusion is that most teenage girls at Primbana Private High School have a sufficient level of knowledge about the risks of teenage pregnancy and a small number have a good level of knowledge about teenage pregnancy.
Pengaruh Konseling Laktasi Oleh Bidan Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Semula Jadi Tanjung Balai Rostina Afrida Pohan; Kumala Sari Rambe; Meni Fuji Astuti Tanjung; Putri Diah Pemiliana
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2026): Vol. 5 No. 2 (2026): Vol : 5 No : 2 : Periode Juli 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i2.8742

Abstract

Kegagalan pemberian  ASI Eksklusif pada 1000 Hari PertamaKehidupan (HPK) berdampak linier terhadap kerentanan infeksi bayi dan stunting. Hambatan psikologis berupa persepsi ketidakcukupan produksi ASI (perceived insufficient milk)  membutuhkan pemecahan masalah klinis yang praktis melalui konseling  laktasi  oleh tenaga kesehatan di pelayanan primer. Bidan memiliki  peran krusial sebagai konselor terdekat di masyarakat. Penelitian  ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 sampel ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan menggunakan  teknik purposive  sampling.  Pengumpulan data primer  melalui wawancara terstruktur (24-hour food recall), sedangkan data sekunder lewat validasi  rekam  pelayanan Buku KIA. Analisis statistic  menggunakan analisis univariat dan uji bivariatFisher's Exact Test untuk menentukan nilai Odds Ratio (OR). Hasil penelitian ini mendeteksi rendahnya paparan intervensi di lapangan, di mana 53,3% ibu tidak mendapatkan konseling  laktasi  adekuat dan  56,7% bayi tidak mendapatkan ASI Eksklusif.  Adanya pengaruh yang signifikan secara statistic antara konseling  laktasi  oleh bidan dengan  keberhasilan menyusui dengan nilai value = 0,011 (Value< 0,05). Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 6,42 (95% CI: 1,2 - 32,5). Konseling laktasi oleh bidan terbukti secara empiris menjadi solusi determinan  yang  meningkatkan peluang keberhasilan ASI Eksklusif hingga6,4 kali lebih besar dibandingkan tanpa pendampingan. Intervensi ini efektif mentransformasikan kecemasan ibu menjadi keyakinan diri menyusui (breastfeeding self-efficacy).