This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Ikifa
Novi Astuti
Universitas Mangku Wiyata

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA PERESEPAN OBAT PADA PASIEN HYPERTENSIVE HEART DISEASE ( HHD ) RAWAT JALAN POLI JANTUNG DI RUMAH SAKIT BUDIASIH SERANG TAHUN 2024 Isti Dwi Pruschia; Maharani; Novi Astuti; Afrini Saraswati; Dwiyarina
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 2 JULI TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertensive Heart Disease (HHD) merupakan komplikasi serius dari hipertensi yang dapat menyebabkan gagal jantung, aritmia, dan penyakit jantung koroner, sehingga rasionalitas dalam peresepan obat menjadi sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat pada pasien HHD berdasarkan usia, jenis kelamin, golongan obat, dan kombinasi terapi di Poli Jantung Rawat Jalan RS Budiasih Serang tahun 2024. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif, data dikumpulkan dari 86 resep pasien rawat jalan dengan diagnosis HHD dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 40– 59 tahun (60,47%) dan berjenis kelamin perempuan (55,81%), dengan tekanan darah dalam kategori hipertensi ringan hingga sedang. Golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah statin (17,33%), ARB (16,83%), dan beta blocker (15,32%), sedangkan candesartan 8 mg menjadi obat yang paling sering diresepkan (9,68%). Sebagian besar pasien (97,67%) menerima terapi kombinasi, dengan kombinasi terbanyak melibatkan ARB + CCB + beta blocker. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola peresepan di RS Budiasih Serang telah sesuai dengan prinsip pengobatan rasional dan pedoman terapi hipertensi, serta penggunaan kombinasi obat terbukti efektif dalam mencapai kontrol tekanan darah yang optimal.