Devi Meta Melani
Universitas Mitra Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi tentang pola asuh, kesehatan diri dan kesehatan keluarga Nurul Aziza; Febria Listina; Aila Karyus; Devi Meta Melani; Tasya Bella
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 4 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v6i4.3352

Abstract

Background: Family parenting is a way for parents to raise children so they can perform self-care independently, using various parenting styles used by families, namely democratic, permissive, and authoritarian. Children who are able to independently perform self-care can improve the health of school-age children, by enabling them to fulfill their needs for air, water, nutrition, elimination, hazard prevention, privacy, social interaction, activity, and rest. Personal health is one of the efforts made by individuals to create a healthy and quality life. Therefore, this paper aims to understand how to create awareness of personal hygiene through daily activities carried out by family members. Purpose: To increase parents' knowledge and understanding of parenting education on personal and family health. Method: The activity was held on Monday, April 13th at the Melati Integrated Health Post (Posyandu) in Tanjung Rejo 2, Natar District, South Lampung Regency, Lampung. It involved 25 elderly people and 30 housewives, as well as village cadres and midwives. The goal of this activity is to provide education on parenting, personal health, and family health. This education program uses a pre-test and post-test design to determine the community's understanding of parenting, personal health, and family health. The instrument used to measure community knowledge about parenting, personal health, and family health in this activity is a questionnaire administered before the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). Results: The level of knowledge of respondents before the educational activity (pre-test) was 7.3% in the good category, 29.1% in the adequate category, and 63.6% in the poor category. After the educational activity, the level of knowledge of respondents increased to 45.5% in the good category and 54.5% in the adequate category. There was a proportional increase in respondents, especially those who were mostly in the poor category before the educational activity, becoming mostly in the adequate category, and there were no longer any respondents in the poor category after the educational activity. Conclusion: Educational activities on parenting, personal health, and family health for housewives and the elderly using a direct community approach were very effective in increasing the community's knowledge and understanding of parenting, personal health, and family health, especially for mothers and families, in maintaining daily health. Suggestion: The community is expected to maintain personal hygiene, adopt a healthy diet, have regular health check-ups, and create harmonious family relationships. Parents also need to implement good parenting by providing attention, affection, and modeling healthy behaviors for their children. The community is also advised to remind each other and other family members about the importance of healthy living, such as washing hands, maintaining a clean home environment, and teaching children about it. Keywords: Family health; Health education; Parenting; Personal health Pendahuluan: Pola asuh keluarga merupakan suatu cara orangtua dalam mengasuh anak untuk mampu melakukan perawatan diri secara mandiri dengan berbagai tipe pola asuh yang digunakan keluarga yaitu, pola asuh demokratis, permisif, dan otoriter. Anak yang mampu mandiri dalam melakukan perawatan diri dapat meningkatkan derejat kesehatan pada anak usia sekolah dengan anak mampu melakukan dan memenuhi kebutuhan udara, air, nutrisi, eleminasi, pencegahan bahaya, privasi, interaksi sosial, aktivitas dan istirahat. Kesehatan diri (personal health) merupakan salah satu upaya yang dilakukan individu untuk menciptakan hidup yang sehat dan berkualitas. Sehingga tulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana cara menciptakan sikap sadar terhadap kebersihan diri melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan sehari-hari oleh anggota di keluarga. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada orang tua tentang edukasi pola asuh kesehatan diri dan kesehatan keluarga. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin 13 AprilĀ  di Posyandu Melati, Tanjung Rejo 2, Kecamatan Natar kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Melibatkan 25 lansia, 30 Ibu Rumah Tangga peserta dan dihadiri juga para kader dan bidan desa. Sasaran kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang pola asuh, kesehatan diri dan kesehatan keluarga. Edukasi ini menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengetahui pemahaman masyarakat mengenai pola asuh, kesehatan diri dan kesehatan keluarga. Instrumen yang digunakan untuk mengukur pengetahuan masyarakat tentang pola asuh, kesehatan diri dan kesehatan keluarga pada kegiatan ini berupa kuesioner yang diberikan sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan setelah kegiatan edukasi (post-test). Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum kegiatan edukasi (pre-test) adalah sebanyak 7.3% dalam kategori baik, sebanyak 29.1% dalam kategori cukup dan sebanyak 63.6 dalam kategori kurang. Setelah kegiatan edukasi, tingkat pengetahuan responden menjadi sebanyak 45.5% dalam kategori baik dan sebanyak 54.5% dalam kategori cukup. Terdapat peningkatan secara proporsional untuk responden, terutama yang sebelum kegiatan edukasi sebagian besar dalam kategori kurang menjadi sebagian besar dalam kategori cukup, dan sudah tidak ada lagi responden yang dalam kategori kurang setelah kegiatan edukasi diberikan. Simpulan: Kegiatan edukasi pola asuh, kesehatan diri dan kesehatan keluarga pada ibu rumah tangga dan lansia dengan pendekatan komunitas langsung sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pengertian pola asuh, kesehatan diri dan kesehatan keluarga terutama ibu dan keluarga, dalam menjaga kesehatan sehari-hari. Saran: Masyarakat diharapkan menjaga kebersihan diri, menerapkan pola makan sehat, rutin memeriksa kesehatan, serta menciptakan hubungan keluarga yang harmonis. Orang tua juga perlu menerapkan pola asuh yang baik dengan memberi perhatian, kasih sayang, dan contoh perilaku sehat kepada anak. Masyarakat juga disarankan untuk saling mengingatkan antaranggota keluarga tentang pentingnya hidup sehat, seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan rumah, dan membiasakan anak.