Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang PHBS dalam Menggunakan Air Bersih Terhadap Kebersihan dan Kesehatan Rumah Tangga di Desa Sidoasih Kabupaten Lampung Selatan Nurul Aziza; Nova Mega; Bintang Julia; Zul Abidin
Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2020): Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kjkm.v2i2.223

Abstract

Keberhasilan program PHBS didasarkan kepada 10 indikator PHBS tatanan rumah tangga, yang salah satunya adalah peningkatan ketersediaan air bersih di rumah tangga. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan, Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah yang berada di bawah standar kesehatan nasional, seperti akses sanitasi dasar yang layak 38,43% (cakupan nasional 51,19%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap kebersihan dan kesehatan rumah tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pre experimental (one group pre-post test design). Penelitian dilakukan di Desa Sidoasih Kabupaten Lampung Selatan pada bulan Maret-Mei 2020. Populasi adalah seluruh kepala rumah tangga di Desa Sidoasih yang berjumlah 574 KK. Sampel sebanyak 85 responden yang ditentukan dengan cara purpossive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan t independent test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penyuluhan kesehatan dalam menggunakan air bersih terhadap kebersihan rumah tangga (p-value=0,000). Diperlukan kesadaran untuk menerapkan PHBS di lingkup yang paling kecil yaitu di rumah tangga.
EDUKASI IBU IBU PKK TENTANG TANDA GEJALA KLIMAKTERIUM DAN MENOPAUSE DI DESA IRING MULYO KECAMATAN METRO TIMUR TAHUN 2020 Nurul Aziza; Nova Mega Rukmana; Bunga Gita; Dessi Utami; Tri Wulandari; Reka Aprilia; Anisah Septiani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa klimakterium yaitu masa peralihan dalam kehidupan normal seorang wanita sebelum senium yang mulai dan aktif masa reproduktif dan kehidupan sampai masa non-reproduktif. Menopause adalah henti darah haid yang terakhir yang terjadi dalam masa klimakterium dan hormon estrogen tidak dibentuk lagi jadi merupakan satu titik waktu dalam masa tersebut. Namun, munculnya rasa kekhawatiran yang berlebihan itu menyebabkan mereka sangat sulit menjalani masa ini. Keluhan ketidak nyamanan ini bisa disikapi secara berbeda pada setiap wanita. Apabila wanita dapat berfikir positif maka berbagai keluhan dapat dilalui dengan lebih mudah. Apabila wanita tersebut berfikir negatif maka keluhan yang muncul semakin memberatkan dan menekan hidupnya. Berdasarkan penjelesan tersebut, sangat penting untuk memberikan informasi secara dini dan benar tentang bagaimana tanda gejala Klimakterium Dan Menopause sehingga ibu PKK tidak perlu khawatr tentang hal tersebut. Apalagi, informasi atau pengetahun yang bisa diperoleh masyarakat mengenai hal ini sangat terbatas. Kegiatan edukasi penyuluhan kesehatan ini menggunakan pre test dan post test mengenai tanda dan gejala Klimakterium dan Menopause. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa ada pengaruh pentingnya edukasi tanda gejala Klimakterium Dan Menopause Di Desa Iring Mulyo Kecamatan Metro Timur. Kegiatan Pengabdian ini diharapkan para ibu ibu PKK dapat memahami tanda dan gejala Klimakterium dan mengetahui penatalaksanaan tanda gejala menopause tanpa kecemasan berlebihan
EFEKTIFITAS MOBILISASI DINI TERHADAP PENGELUARAN LOCHEA PADA IBU NIFAS DI RSUD ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019 Nurul Aziza; Dian Nursanti
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.882 KB)

Abstract

Masa nifas adalah dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil, masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Dianjurkan ibu nifas melakukan mobilisasi dini agar mempercepat penyembuhan dan pengeluaran lochea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas mobilisasi dini dengan pengeluaran lochea di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan yaitu analitik, dengan desain eksperimen dengan arah prospektif. Populasinya adalah seluruh ibu nifas di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung yaitu 32 orang, dimana menggunakan simpel random sampling dengan sampel 30 responden. Metode pengumpulan data dengan lembar observasi dan analisa data dengan uji wilcoxon mann whytney. Hasil penelitian dari 30 responden, didapatkan bahwa ibu nifas yang melakukan mobilisasi dini sebagian besar pengeluaran locheanya pendek yaitu 7 orang (46,7%) dan yang tidak melakukan mobilisasi dini sebagian kecil pengeluaran locheanya panjang yaitu 6 orang (40%). Dari data di atas dilakukan uji wilcoxon mann whytney didapatkan hasil r : 0,000 lebih kacil dari a : 0,05 yang H0 ditolak berarti ada perbedaan mobilisasi dini dan tidak mobilisasi dini dalam pengeluaran lochea pada ibu nifas.Simpulan yang dapat diambil adalah mobilisasi dini efektif terhadap pengeluaran lochea pada ibu nifas di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Dan dapat digunakan sebagai tindakan awal dalam mempercepat pengeluaran lochea dan pemulihan pada ibu nifas. Agar ibu nifas melakukan mobilisasi dini untuk mempercepat pengeluaran lochea dan mempercepat pemulihan dan bagi petugas kesehatan agar dapat menginformasikan pada ibu nifas tentang pentingnya mobilisasi dini dan keuntungan melakukan mobilisasi dini, karena dengan mobilisasi dini akan mempercepat pengeluaran lochea dan mempercepat pemulihan.
EFEKTIVITAS MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DALAM UPAYA PENCEGAHAN DIARE PADA SISWA SDN 02 LAMBU KIBANG TAHUN 2023 Nezara Anggy Diapharina; Nur Sefa Arief Hermawan; Nurul Aziza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19974

Abstract

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir diakui secara global sebagai salah satu perilaku kebersihan yang paling mendasar dengan dampak kesehatan yang besar dapat mengurangi diare. Perilaku CTPS bisa terbentuk setelah memiliki pengetahuan tentang CTPS. Upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan pengetahuan CTPS dengan memberikan media yang menarik seperti permainan ular tangga . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Media Permainan Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dalam upaya Pencegahan Diare Pada Siswa SDN 02 Lambu Kibang Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, Desain penelitian ini adalah Pre Experimental One Grup Pretest – Postest Desaign. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner .Jumlah Sampel sebanyak 80 anak SDN 02 Lambu Kibang dengan teknik proportionate stratified random sampling. Uji bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ada efektivitas media permainan ular tangga terhadap pengetahuan   cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam upaya pencegahan diare pada siswa di SDN 02 Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung Tahun 2023 dengan Uji wilcoxon Signed Rank Test diperoleh p value 0,000 < 0,05. Saran penelitian ini adalah kepada SDN 02 Lambu Kibang dapat menggunakan media permainan ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar Khususnya tentang cuci tangan pakai sabun dalam kegiatan pembelajaran.
The Relationship Between Parents' Knowledge, Healthy Behaviors and The Incidence of Influenza in Pre-School Children Amirah Syafiqah Zahra; Nurul Aziza; Dian Utama Pratiwi Putri
PROMOTOR Vol. 9 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i2.1991

Abstract

Background: Influenza is an acute respiratory tract infection with a high transmission rate, particularly among preschool-aged children whose immune systems are not yet fully developed. In the working area of the Kota Agung Health Center, Tanggamus Regency, influenza has been the most prevalent disease in the last three years, with an increasing trend from 2,850 cases in 2021 to 3,142 cases in 2023. This study aimed to analyze the relationship between parental knowledge and healthy behavior with the incidence of influenza in preschool-aged children in 2025. This study employed a quantitative research design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 947 parents, with a sample of 273 respondents determined using the Lemeshow formula. Data were collected through a structured questionnaire tested for validity and reliability. Univariate and bivariate analyses were performed, with the chi-square test applied at a 95% confidence level (α = 0.05). The findings revealed a significant relationship between parental knowledge and the incidence of influenza in preschool-aged children (p = 0.001). Similarly, parental healthy behavior was significantly associated with influenza incidence (p = 0.002). Conclusion: This study demonstrates that parental knowledge and healthy behavior are important determinants in reducing the risk of influenza among preschool-aged children. Strengthening health education, promoting healthy lifestyles, and implementing continuous health promotion programs in the community are crucial strategies to prevent influenza and its complications.
Hubungan Kelengkapan Resume Medis terhadap Ketepatan Waktu Klaim BPJS Kesehatan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus Eka Reni Sugianto; Febria Listina; Nurul Aziza
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17349

Abstract

ABSTRACT Often Puskesmas usually cannot submit JKN claims on time, which will have an impact on the financial cycle of the Puskesmas and also affect health services to patients. The cause that is often encountered is the return of claim files because the diagnosis on the medical resume sheet submitted is incomplete or inaccurate. The data obtained from BPJS health Tanggamus Regency with a time span of submitting claims from January to April 2024 is 87.8% of the number of claims that are eligible to be paid from the total number of claims submitted by the First Level Health Facility. The purpose of this study was to determine the relationship between the completeness of medical resumes and the timeliness of BPJS health claims at the West Klumbayan Health Center, Tanggamus Regency. This type of quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were all BPJS health patients registered at the West Klumbayan Health Center as many as 428 patients, with a sample of 207 BPJS patients using purposive sampling technique. The research was conducted at the West Klumbayan Health Center, Tanggamus Regency in July 2024. Data collection using questionnaires and observation. Data analysis was univariate and bivariate (chi square). Univariate research results obtained as many as 144 (69.6%) respondents with complete medical resume completeness and as many as 163 (78.7%) respondents with appropriate claim timeliness. Bivariate analysis there is a relationship between the completeness of medical resumes and the timeliness of BPJS health claims at the West Klumbayan Health Center, Tanggamus Regency (p-value = 0.009). Suggestions for health workers must understand and apply the SOP for filling out medical resumes in accordance with applicable regulations and conduct periodic evaluations to improve the discipline of health workers with quality medical resume content. Keywords: Completeness of Medical Resumes and Timeliness of BPJS Claims  ABSTRAK Seringkali Puskesmas biasanya tidak bisa mengajukan klaim JKN tepat waktu akan berdampak pada siklus keuangan Puskesmas dan juga berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan terhadap pasien. Penyebab yang sering dijumpai adalah adanya pengembalian berkas klaim karena diagnosa pada lembar resume medis yang diserahkan tidak lengkap atau tidak akurat. Adapun data yang diperoleh dari BPJS kesehatan Kabupaten Tanggamus dengan rentang waktu pengajuan klaim bulan Januari hingga April 2024 adalah sebanyak 87,8% jumlah klaim yang layak dibayarkan dari total seluruh pengajuan klaim yang diajukan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Diketahui hubungan kelengkapan resume medis terhadap ketepatan waktu klaim BPJS kesehatan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien BPJS kesehatan yang tercatat di Puskesmas Klumbayan Barat sebanyak 428 pasien, dengan sampel yang digunakan sebanyak 207 pasien BPJS menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian telah dilakukan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus pada bulan Juli 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Univariat didapatkan sebanyak 144 (69.6%) responden dengan kelengkapan resume medis lengkap dan sebanyak 163 (78.7%) responden dengan ketepatan waktu klaim tepat. Analisis bivariat ada hubungan kelengkapan resume medis terhadap ketepatan waktu klaim BPJS kesehatan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus (p-value = 0.009). Saran bagi tenaga kesehatan wajib memahami dan menerapkan SOP pengisian resume medis sesuai dengan peraturan yang berlaku dan melakukan evaluasi berkala demi meningkatkan kedisplinan tenaga kesehatan dengan isi resume medis yang berkualitas Kata Kunci: Kelengkapan Resume Medis Dan Ketepatan Waktu Klaim BPJS
Efektivitas metode promosi kesehatan melalui media video edukasi aplikasi tiktok terhadap pengetahuan dan sikap tentang tindakan pencegahan stunting pada kader posyandu Hafiz Nayotama Hafiz Nayotama; Tubagus Erwin; Nurul Aziza
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1437

Abstract

Background: Stunting is a condition of growth failure in children under five caused by chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by height or length below the standard for age. According to the 2023 Indonesia Health Survey, the prevalence of stunting is 21.5%, with the highest incidence among children aged 2–3 years. In the working area of Sinar Rezeki Community Health Center, South Lampung Regency, stunting cases remain high, reaching 723 children. Effective stunting prevention efforts require improving the knowledge and attitudes of Posyandu cadres through health promotion, one of which is by utilizing educational video media on the TikTok application. Purpose: To determine the effectiveness of health promotion through educational video media on the TikTok application towards knowledge and attitude regarding stunting prevention among Posyandu cadres. Method: This study is quantitative with a one-group pretest-posttest design. The population consisted of 80 Posyandu cadres, with a total sample of 41 respondents selected using proportional sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using univariate and bivariate methods, with the Wilcoxon test applied for bivariate analysis. Results: The average knowledge score before the intervention was 47.80 (SD 8.22), which increased to 71.22 (SD 7.14) after the intervention. The average attitude score before the intervention was 72.68 (SD 8.6), which increased to 91.04 (SD 3.62) after the intervention. The Wilcoxon test result showed a p-value = 0.001, indicating a significant effect of TikTok educational videos on increasing knowledge and attitudes of Posyandu cadres regarding stunting prevention. Conclusion: Educational video media on the TikTok application is effective in improving the knowledge and attitudes of Posyandu cadres towards stunting prevention in the working area of Sinar Rezeki Community Health Center. Suggestion: The use of TikTok-based educational video media should be further enhanced and implemented sustainably in health promotion programs, as it has been proven effective in improving knowledge and attitudes of Posyandu cadres in stunting prevention efforts