Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ethnography of the Local Wisdom of Mutual Cooperation (Gotong Royong) and Collective Contributions (Patungan) in the Construction of Nurul Nisa Ulima Indah Mosque, Batu Merah Village, Ambon: An Islamic Perspective Ismail Borut; Nurfadila Hasani; Halima Bugis; Andi Sitti Marwah
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v11i1.14061

Abstract

This research employs a qualitative approach within an ethnographic framework to analyze the behavioral patterns, social interactions, and value systems of the multicultural community in Maluku, specifically the residents of RT 06/RW 17 Ulima Indah, Negeri Batu Merah, Ambon, regarding their practices of gotong royong (mutual cooperation) and patungan (communal funding) in the construction of Masjid Nurul Nisa. The study examines local wisdom in mutual cooperation, such as Malehar, Hiwait/Fitwait, Yomaalai Bamtusaoo, Masohi, Marhen, and Poompu Ompu, as well as communal funding traditions including Amban Mirim, Hiwait/Fitwait, Jiwaha, and Yalim. This research finds that these local wisdom traditions contain values that are fundamentally aligned with Islamic principles, particularly ta'awun (mutual cooperation), ukhuwah (brotherhood), and infaq/sadaqah (charitable contribution). The integration of local cultural practices with Islamic values has strengthened the social cohesion of the multicultural community and facilitated the successful construction and development of the mosque.
REVITALISASI NILAI-NILAI AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL DI MESJID BUYA HAMKA AMBON Ismail Borut; Nurfadila Hasani; Halima Bugis; Andi Siti Marwa; Halifah Halifah; Hadida Mony; Arien Sayang
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era yang dipenuhi dengan kemajuan teknologi, perubahan sosial yang cepat, dan pengaruh budaya yang beragam telah menimbulkan tantangan serius terhadap pendidikan karakter yang berbasis pada ajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam. Metode pengabdian ini adalah pemetahan analisis permasalahan, perencanaan, partisipasi dan evaluasi. Pentingnya nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku untuk memperkokoh pengetahuan dan karakter yang Islami dalam era teknologi digital.
PENANAMAN NILAI ALQUR’AN SURAT AL-MAUN UNTUK PENGUATAN KARAKTER SISWA KELAS IX SMP MUHAMMADIYAH AMBON Ismail Borut; Nurfadila Hasani; Andi Sitti Marwah; Halima Bugis; Pramita Wally
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur’an menjadi kebutuhan mendesak dalam membentuk kepribadian siswa yang memiliki kepedulian sosial. Surah Al-Maun mengandung nilai-nilai fundamental tentang kepedulian terhadap sesama, tanggung jawab sosial, dan implementasi keimanan dalam kehidupan nyata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menanamkan nilai-nilai Surah Al-Maun kepada siswa kelas IX SMP Muhammadiyah Ambon sebagai upaya pembentukan karakter sosial kemanusiaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) dan dosen Universitas Muhammadiyah Maluku dengan melibatkan 67 siswa kelas IX melalui penyajian materi dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa dalam memahami kandungan Surah Al-Maun serta meningkatnya kesadaran untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Program ini berkontribusi dalam membentuk karakter siswa yang religius dan memiliki kepekaan terhadap permasalahan sosial di lingkungan sekitar.