Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PRAMUKA PEDULI BUMI: REHABILITASI LAHAN PERKEBUNAN TERDAMPAK BENCANA MELALUI PEMBERDAYAAN EKONOMI HIJAU MASYARAKAT NAGARI GUGUAK MALALO SUMATERA BARAT SALMIYATI; Febrianti; Fadli Arsi
Awal Bros Journal of Community Development Vol 7 No 2 (2026): Awal Bros Journal of Community Development
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/abjcd.v7i2.874

Abstract

The Scouts Care for the Earth Program: Rehabilitation of Disaster-Affected Plantation Land through Green Economy–Based Community Empowerment in Nagari Guguak Malalo is a community service initiative aimed at restoring disaster-damaged plantation land while improving community welfare through sustainable natural resource management. The program was initiated due to land degradation, erosion, and low plantation productivity in several areas of Nagari Guguak Malalo, mainly caused by limited farmer knowledge and the inadequate application of appropriate cultivation technologies. The target partners are the Banda Pauah, Rawang Talao, and Suka Tani Farmer Groups, which have potential to develop plantation commodities but face constraints in sustainable land management. The program applied a participatory and collaborative approach involving students, farmer groups, local communities, and the village government in stages of problem identification, planning, implementation, and monitoring and evaluation. Key activities included land rehabilitation based on topographic conditions, construction of terraces and rorak for soil and water conservation, planting robusta coffee and avocado, application of appropriate cultivation technologies, and capacity-building through socialization, training, and mentoring for farmer groups. The results show the revitalization of approximately 2 hectares of robusta coffee plantations with about 1,200 seedlings planted and the development of about 1.3 hectares of avocado orchards with around 350 seedlings. The program improved farmer group managerial capacity, enhanced technical cultivation skills, and promoted environmentally friendly agricultural practices through conservation-based avocado orchard demonstration plots. The program contributes to plantation land rehabilitation, increased land productivity, and strengthened community empowerment through a sustainable local resource–based green economy approach.
PERBANDINGAN METODE PERAMALAN PERMINTAAN CPO DAN IMPLEMENTASI MODEL ARIMA BERBASIS ORANGE DATA MINING Riri Nasirly; Widya Laila; Siti Dinar Rezki Ramadhani; Fadli Arsi; Rohatul Qolby
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 13 No 1 (2025): Inaque April 2025
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v13i1.18231

Abstract

Industri kelapa sawit merupakan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia, sehingga peramalan permintaan Crude Palm Oil (CPO) menjadi aspek penting dalam mendukung perencanaan produksi dan efisiensi rantai pasok. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja model ARIMA berbasis Orange Data Mining dalam memprediksi permintaan CPO, serta membandingkannya dengan hasil penelitian sebelumnya yang menggunakan metode Moving Average. Data permintaan CPO yang digunakan merupakan data sekunder dari penelitian terdahulu, meliputi permintaan bulanan selama satu tahun. Tahapan penelitian meliputi pra-pemrosesan data, analisis kestasioneran, penentuan parameter model ARIMA, dan evaluasi model menggunakan indikator RMSE, MAE, dan MAPE. Tiga model utama diuji, yaitu ARIMA(1,1,0), ARIMA(1,1,1), dan ARIMA(2,1,1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARIMA(1,1,0) memberikan performa terbaik dengan nilai RMSE 1226.6, MAE 508.6, dan MAPE 0.268. Model ini terbukti lebih akurat dibandingkan dua model lainnya maupun metode Moving Average lima bulanan yang digunakan pada penelitian sebelumnya. Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa model ARIMA sederhana dengan satu kali differencing mampu menangkap pola fluktuasi permintaan secara efektif tanpa risiko overfitting. Penggunaan Orange Data Mining juga terbukti mempermudah proses pemodelan dan evaluasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendekatan peramalan permintaan CPO yang lebih akurat dan praktis, serta dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan strategis terkait perencanaan produksi dan manajemen pasokan.
Pelatihan Daur Ulang Sampah Kertas dalam Pembuatan Paper Seed di SD As Salikin Riri Nasirly; Nuraini Rahmad; Widya Laila; Fadli Arsi; Tengku Indira Larasati; Winda Herman; Rohatul Qolby; Siti Dinar Rezki Ramadhani
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v9i2.8642

Abstract

Sampah kertas menjadi salah satu limbah padat dengan jumlahnya terus meningkat seiring bertambah aktivitas manusia, terutama di lingkungan pendidikan seperti sekolah. Berbagai kegiatan seperti proses belajar mengajar, administrasi, serta aktivitas pendukung lainnya, menghasilkan limbah kertas dalam jumlah yang cukup besar. Namun, sampah kertas tersebut sering kali belum dikelola secara optimal sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain penumpukan sampah, estetika lingkungan sekolah yang kurang baik, serta dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Selain itu, praktik pengelolaan yang tidak tepat, seperti membakar sampah, dapat menghasilkan polusi udara dan meningkatkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan pertaman yakni sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan pembuatan paper seed, selanjutnya refleksi melalui evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 17 guru SD IT As Salikin di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pengolahan limbah kertas, dimana sebelum pelatihan sebanyak 77% peserta belum mengetahui proses pembuatan paper seed, sedangkan setelah pelatihan 100% peserta telah memahami dan mampu mempraktikkan pembuatan paper seed. Selain itu, hasil survei kepuasan mitra menunjukkan tingkat penerimaan materi yang sangat baik dengan nilai lebih dari 90%. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan serta mendorong kreativitas dan peluang kewirausahaan berbasis daur ulang limbah kertas di lingkungan sekolah.