Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Design and Development of an Internet of Things (IoT)- Based Prototype Drainage Water Level Monitoring System for Oil Palm Plantations Rohatul Qolby; Siti Dinar Rezki Ramadhani; Riri Nasirly; Nurul Qolbi El Azizah; Fadly Arsi; Widya Laila
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 3 (2026): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i3.59634

Abstract

Oil palm plantations require effective drainage management systems to maintain stable water levels and prevent waterlogging and flooding that can negatively affect crop productivity. Conventional manual water level monitoring has limitations in terms of speed, accuracy, and real-time information availability. This study aims to design and develop an Internet of Things (IoT)-based water level monitoring system for drainage channels in oil palm plantations. The proposed system utilizes an ESP32 microcontroller as the main processing unit, an HC-SR04 ultrasonic sensor for water level measurement, and the MQTT protocol for data communication. The measured data are transmitted in real time to a web-based dashboard, enabling remote monitoring and rapid decision- making. The research methodology consists of system requirements analysis system design, hardware and software implementation, as well as system testing and validation. The results demonstrate that the system successfully measures and transmits water level data every two seconds with an average communication delay of less than two seconds. Sensor accuracy testing shows an average measurement error of approximately ±0.3 cm compared to manual measurements. The system is also equipped with LED indicators and a buzzer that operate according to predefined alert levels, namely safe, warning, and emergency conditions. Furthermore, the web dashboard provides responsive real-time visualization of water level information. Overall, the developed system offers a modern, accurate, and efficient solution for drainage monitoring, supporting water management and early flood mitigation efforts in oil palm plantation environments.
Dari Legalisasi ke Pemulihan: Rekonstruksi Konstitusional Kebijakan Pemutihan Sawit di Kawasan Hutan Tengku Indira Larasati; Siti Dinar Rezki Ramadhani; Rohatul Qolby
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v6i1.4435

Abstract

Konflik antara legalitas administratif dan perlindungan kawasan hutan menjadi persoalan utama dalam kebijakan penyelesaian perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis legalitas kebijakan penyelesaian administratif perkebunan sawit dalam kawasan hutan serta kesesuaiannya dengan Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan konstitusional melalui analisis peraturan perundang-undangan serta putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penyelesaian sawit dalam kawasan hutan memiliki dasar legalitas formal melalui Pasal 110A dan Pasal 110B Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 beserta peraturan pelaksananya. Namun, konstitusionalitas kebijakan tersebut bersifat bersyarat. Kebijakan ini hanya dapat dibenarkan apabila dilaksanakan berdasarkan kepastian status kawasan, validitas riwayat perizinan, diferensiasi pelaku, perlindungan masyarakat nonkomersial, pemulihan ekologis, transparansi, dan pengawasan negara. Penelitian ini menawarkan model penyelesaian administratif bersyarat konstitusional yang mengintegrasikan kepastian hukum, keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, serta perlindungan hak warga negara dalam tata kelola kawasan hutan. Model ini juga berkontribusi pada penguatan hak-hak warga negara, literasi hukum publik, dan pendidikan hukum berbasis lingkungan sebagai dasar pembentukan kewarganegaraan ekologis dalam pengelolaan sumber daya alam.
PERBANDINGAN METODE PERAMALAN PERMINTAAN CPO DAN IMPLEMENTASI MODEL ARIMA BERBASIS ORANGE DATA MINING Riri Nasirly; Widya Laila; Siti Dinar Rezki Ramadhani; Fadli Arsi; Rohatul Qolby
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 13 No 1 (2025): Inaque April 2025
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v13i1.18231

Abstract

Industri kelapa sawit merupakan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia, sehingga peramalan permintaan Crude Palm Oil (CPO) menjadi aspek penting dalam mendukung perencanaan produksi dan efisiensi rantai pasok. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja model ARIMA berbasis Orange Data Mining dalam memprediksi permintaan CPO, serta membandingkannya dengan hasil penelitian sebelumnya yang menggunakan metode Moving Average. Data permintaan CPO yang digunakan merupakan data sekunder dari penelitian terdahulu, meliputi permintaan bulanan selama satu tahun. Tahapan penelitian meliputi pra-pemrosesan data, analisis kestasioneran, penentuan parameter model ARIMA, dan evaluasi model menggunakan indikator RMSE, MAE, dan MAPE. Tiga model utama diuji, yaitu ARIMA(1,1,0), ARIMA(1,1,1), dan ARIMA(2,1,1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARIMA(1,1,0) memberikan performa terbaik dengan nilai RMSE 1226.6, MAE 508.6, dan MAPE 0.268. Model ini terbukti lebih akurat dibandingkan dua model lainnya maupun metode Moving Average lima bulanan yang digunakan pada penelitian sebelumnya. Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa model ARIMA sederhana dengan satu kali differencing mampu menangkap pola fluktuasi permintaan secara efektif tanpa risiko overfitting. Penggunaan Orange Data Mining juga terbukti mempermudah proses pemodelan dan evaluasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendekatan peramalan permintaan CPO yang lebih akurat dan praktis, serta dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan strategis terkait perencanaan produksi dan manajemen pasokan.
Pelatihan Daur Ulang Sampah Kertas dalam Pembuatan Paper Seed di SD As Salikin Riri Nasirly; Nuraini Rahmad; Widya Laila; Fadli Arsi; Tengku Indira Larasati; Winda Herman; Rohatul Qolby; Siti Dinar Rezki Ramadhani
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v9i2.8642

Abstract

Sampah kertas menjadi salah satu limbah padat dengan jumlahnya terus meningkat seiring bertambah aktivitas manusia, terutama di lingkungan pendidikan seperti sekolah. Berbagai kegiatan seperti proses belajar mengajar, administrasi, serta aktivitas pendukung lainnya, menghasilkan limbah kertas dalam jumlah yang cukup besar. Namun, sampah kertas tersebut sering kali belum dikelola secara optimal sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain penumpukan sampah, estetika lingkungan sekolah yang kurang baik, serta dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Selain itu, praktik pengelolaan yang tidak tepat, seperti membakar sampah, dapat menghasilkan polusi udara dan meningkatkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan pertaman yakni sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan pembuatan paper seed, selanjutnya refleksi melalui evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 17 guru SD IT As Salikin di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pengolahan limbah kertas, dimana sebelum pelatihan sebanyak 77% peserta belum mengetahui proses pembuatan paper seed, sedangkan setelah pelatihan 100% peserta telah memahami dan mampu mempraktikkan pembuatan paper seed. Selain itu, hasil survei kepuasan mitra menunjukkan tingkat penerimaan materi yang sangat baik dengan nilai lebih dari 90%. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan serta mendorong kreativitas dan peluang kewirausahaan berbasis daur ulang limbah kertas di lingkungan sekolah.