p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Keaktifan dan Literasi Siswa melalui Perencanaan Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Siti Sarah; Azmi Difa Aulia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25090

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar kerap dihadapkan pada berbagai tantangan, khususnya rendahnya keaktifan siswa dan minimnya minat mereka terhadap proses pembelajaran. Fenomena ini umumnya disebabkan oleh pendekatan pengajaran yang masih sentralistik pada guru, keterbatasan pemanfaatan media pembelajaran, serta kurangnya relevansi materi dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa, yang pada akhirnya memicu kebosanan dan kurangnya keterlibatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi peningkatan keaktifan dan literasi siswa melalui perencanaan pembelajaran yang lebih efektif. Pendekatan yang diterapkan bersifat kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data berpa obsevasi dam analisis mendalam terhadap dinamika kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perencanaan pembelajaran yang mengintegrasikan diskusi kelompok, media visual, serta penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) mampu meningkatkan tingkat partisipasi siswa. Di samping itu, penguatan literasi melalui aktivitas membaca dan diskusi sederhana turut memperkaya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran yang matang dan terstruktur dapat dijadikan solusi strategis untuk mengoptimalkan keaktifan serta literasi siswa pada jenjang sekolah dasar.
Analisis dan Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik di Sekolah Dasar Azmi Difa Aulia; Siti Sarah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25097

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah dasar masih diwarnai berbagai kendala, seperti tingkat keaktifan siswa yang rendah dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi yang belum maksimal. Tambahan pula, rancangan perencanaan pembelajaran (RPP) guru kerap kali kurang memprioritaskan kebutuhan belajar siswa secara individual. Penelitian ini difokuskan pada analisis mendalam terhadap isu-isu tersebut, sekaligus pengembangan model perencanaan pembelajaran berdiferensiasi untuk mengoptimalkan partisipasi siswa. Pendekatan metodologis yang dipakai bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi dokumen dan observasi aktivitas kelas. Temuan penelitian menggarisbawahi masalah inti, yaitu absennya asesmen diagnostik, adaptasi siswa yang lemah terhadap diferensiasi, serta strategi pengajaran yang gagal memicu keterlibatan aktif. Solusi yang diusulkan mencakup rutinisasi asesmen diagnostik, pengelompokan siswa berdasarkan profil belajar, dan adopsi metode interaktif. Perencanaan yang terstruktur dengan baik pada akhirnya mampu memperkuat keaktifan siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi.
Reading Comprehension Cara Memahami Teks Bahasa Inggris Dasar Azmi Difa Aulia; Siti Sarah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22753

Abstract

Artikel ini mebahas strategi-strategi mendasar untuk meningkatkan reading comprehension (pemahaman bacaan) bagi mahasiswa.pemahaman bacaan merupakan kemampuan penting  yang seringkali menjadi hambatan bagi pemula.strategi yang diuraikan meliputi: pembagunan kosakata yang konsisten dengan fokus pada pemahaman dalam konteks; penggunaan teknik skimming dan scanning untuk membaca cepat dan mencari informasi spesifik, identifikasi ide utama paragraf,yang sering ditemukan pada kalimat topik. pemanfaatan petunjuk konteks (context clues) untuk menebak makna kata yang tidak dikenal;dan pentingnya latihan materi yang sesuai tingkat untuk membangun kepercayaan diri.dengan menerapkan langkah-langkah praktis ini.mahasiswa dapat secara efektif meningkatkan kemampuan mereka dalam memproses dan memahami teks bahasa inggris.
Kendala dan Solusi Mahasiswa dalam Pembelajaran Listening Online Siti Sarah; Azmi Difa Aulia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22762

Abstract

Pembelajaran Listening secara Online telah menjadi bagian penting dalam proses belajar bahasa Inggris di era digital. Meskipun menawarkan fleksibilitas, pembelajaran ini masih menyisakan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas pemahaman mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala utama yang dialami mahasiswa dalam pembelajaran Listening Online serta solusi yang digunakan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap seorang mahasiswa Universitas Djuanda, disertai studi literatur terkait. Data hasil wawancara ditranskrip dan dianalisis untuk menemukan pola kendala dan strategi penanganannya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kendala terbesar mahasiswa meliputi jaringan internet yang tidak stabil, kualitas audio yang kurang jelas, gangguan lingkungan belajar, serta kesulitan memahami aksen dan kecepatan penutur. Mahasiswa menerapkan berbagai strategi seperti memutar ulang materi, mencatat kata kunci, menggunakan kamus Online, serta melakukan penyesuaian teknis seperti mengganti koneksi atau perangkat audio. Selain itu, mahasiswa membutuhkan dukungan berupa materi audio yang dapat diunduh, transkrip, dan penjelasan lanjutan dari dosen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas teknis dan lingkungan belajar memegang peran penting dalam keberhasilan Listening Online. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan jumlah responden yang lebih banyak untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.