Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Persepsi Audiens Kasus Berita Penambangan Ilegal di Gunung Salak pada Akun Instagram Media Massa Digital Denalia Azzahra; Ade Pramitha; Azzah Hamidah; Siti Sarah; Irsya Diryansyah Saputra; Haikal Rizki; Angga Sentosa Wijaya; Ali Kusumadinata
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/capx9660

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk menganalisis pengaruh persepsi audiens terhadap pemberitaan penambangan ilegal di Gunung Salak pada Instagram (@metro_bogor). Dengan tujuan pertama ialah untuk menganalisis hubungan antara frekuensi penggunaan Instagram dengan persepsi kualitas pemberitaan akun Instagram Metro Bogor di kalangan audiens. Tujuan kedua dirancang untuk menguji tingkat kepedulian terhadap isu penambangan ilegal di Gunung Salak berdasarkan latar belakang pendidikan responden. Selanjutnya, tujuan ketiga penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh intensitas paparan berita dari akun Instagram Metro Bogor terhadap tingkat pemahaman audiens mengenai kompleksitas masalah penambangan ilegal. Terakhir, tujuan keempat adalah untuk menganalisis perbedaan tingkat keterpengaruhan opini oleh pemberitaan tersebut berdasarkan kelompok usia responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei deskriptif guna menganalisis  46 responden terhadap dampak persepsi audiens dengan pemberitaan di media sosial. Sehingga korelasi yang didapatkan yakni melalui faktor pendidikan (latar belakang) dan intensitas penggunaan aplikasi Instagram. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa keterlibatan emosional (r = 0,75) dan kredibilitas media (r = 0,68) merupakan faktor dominan yang signifikan membentuk persepsi audiens. Sementara itu, literasi digital, frekuensi penggunaan Instagram, dan usia terbukti tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi di platform media sosial perlu mengutamakan storytelling yang emosional dan kredibel untuk efektivitas penyampaian pesan lingkungan. 
Peningkatan Keaktifan dan Literasi Siswa melalui Perencanaan Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Siti Sarah; Azmi Difa Aulia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25090

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar kerap dihadapkan pada berbagai tantangan, khususnya rendahnya keaktifan siswa dan minimnya minat mereka terhadap proses pembelajaran. Fenomena ini umumnya disebabkan oleh pendekatan pengajaran yang masih sentralistik pada guru, keterbatasan pemanfaatan media pembelajaran, serta kurangnya relevansi materi dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa, yang pada akhirnya memicu kebosanan dan kurangnya keterlibatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi peningkatan keaktifan dan literasi siswa melalui perencanaan pembelajaran yang lebih efektif. Pendekatan yang diterapkan bersifat kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data berpa obsevasi dam analisis mendalam terhadap dinamika kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perencanaan pembelajaran yang mengintegrasikan diskusi kelompok, media visual, serta penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) mampu meningkatkan tingkat partisipasi siswa. Di samping itu, penguatan literasi melalui aktivitas membaca dan diskusi sederhana turut memperkaya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran yang matang dan terstruktur dapat dijadikan solusi strategis untuk mengoptimalkan keaktifan serta literasi siswa pada jenjang sekolah dasar.
Analisis dan Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik di Sekolah Dasar Azmi Difa Aulia; Siti Sarah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25097

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah dasar masih diwarnai berbagai kendala, seperti tingkat keaktifan siswa yang rendah dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi yang belum maksimal. Tambahan pula, rancangan perencanaan pembelajaran (RPP) guru kerap kali kurang memprioritaskan kebutuhan belajar siswa secara individual. Penelitian ini difokuskan pada analisis mendalam terhadap isu-isu tersebut, sekaligus pengembangan model perencanaan pembelajaran berdiferensiasi untuk mengoptimalkan partisipasi siswa. Pendekatan metodologis yang dipakai bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi dokumen dan observasi aktivitas kelas. Temuan penelitian menggarisbawahi masalah inti, yaitu absennya asesmen diagnostik, adaptasi siswa yang lemah terhadap diferensiasi, serta strategi pengajaran yang gagal memicu keterlibatan aktif. Solusi yang diusulkan mencakup rutinisasi asesmen diagnostik, pengelompokan siswa berdasarkan profil belajar, dan adopsi metode interaktif. Perencanaan yang terstruktur dengan baik pada akhirnya mampu memperkuat keaktifan siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi.
Repersentasi Sosial dalam Lirik Lagu Gelap Gempita: Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure pada Band Sukatani Ade Pramitha; Siti Sarah; Denalia Azahra; Azzah Hamidah; Irsya Diryansyah Saputra; Muhammad Haikal Rizky; Angga Sentosa Wijaya; Ali Alamsyah Kusumadinata
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna kritik sosial yang terkandung dalam lirik lagu “Gelap Gempita” karya Band Sukatani dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Metode kualitatif deskriptif diterapkan untuk menganalisis tanda-tanda linguistik dalam lirik guna mengidentifikasi hubungan penanda dan petanda. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut membangun relasi oposisi biner antara “Kita” (rakyat) dan “Mereka” (penguasa), di mana simbol-simbol seperti "kekuasaan," "kedzaliman," dan "bendera" merepresentasikan perlawanan terhadap ketidakadilan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa “Gelap Gempita” bukan hanya produk hiburan, melainkan medium ekspresi budaya yang efektif untuk menyampaikan kritik sosial dan merefleksikan realitas masyarakat Indonesia.
Reading Comprehension Cara Memahami Teks Bahasa Inggris Dasar Azmi Difa Aulia; Siti Sarah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22753

Abstract

Artikel ini mebahas strategi-strategi mendasar untuk meningkatkan reading comprehension (pemahaman bacaan) bagi mahasiswa.pemahaman bacaan merupakan kemampuan penting  yang seringkali menjadi hambatan bagi pemula.strategi yang diuraikan meliputi: pembagunan kosakata yang konsisten dengan fokus pada pemahaman dalam konteks; penggunaan teknik skimming dan scanning untuk membaca cepat dan mencari informasi spesifik, identifikasi ide utama paragraf,yang sering ditemukan pada kalimat topik. pemanfaatan petunjuk konteks (context clues) untuk menebak makna kata yang tidak dikenal;dan pentingnya latihan materi yang sesuai tingkat untuk membangun kepercayaan diri.dengan menerapkan langkah-langkah praktis ini.mahasiswa dapat secara efektif meningkatkan kemampuan mereka dalam memproses dan memahami teks bahasa inggris.
Kendala dan Solusi Mahasiswa dalam Pembelajaran Listening Online Siti Sarah; Azmi Difa Aulia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22762

Abstract

Pembelajaran Listening secara Online telah menjadi bagian penting dalam proses belajar bahasa Inggris di era digital. Meskipun menawarkan fleksibilitas, pembelajaran ini masih menyisakan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas pemahaman mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala utama yang dialami mahasiswa dalam pembelajaran Listening Online serta solusi yang digunakan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap seorang mahasiswa Universitas Djuanda, disertai studi literatur terkait. Data hasil wawancara ditranskrip dan dianalisis untuk menemukan pola kendala dan strategi penanganannya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kendala terbesar mahasiswa meliputi jaringan internet yang tidak stabil, kualitas audio yang kurang jelas, gangguan lingkungan belajar, serta kesulitan memahami aksen dan kecepatan penutur. Mahasiswa menerapkan berbagai strategi seperti memutar ulang materi, mencatat kata kunci, menggunakan kamus Online, serta melakukan penyesuaian teknis seperti mengganti koneksi atau perangkat audio. Selain itu, mahasiswa membutuhkan dukungan berupa materi audio yang dapat diunduh, transkrip, dan penjelasan lanjutan dari dosen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas teknis dan lingkungan belajar memegang peran penting dalam keberhasilan Listening Online. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan jumlah responden yang lebih banyak untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Manfaatan Media Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa Sipa Yulianti; Siti Sarah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22765

Abstract

Perkembangan era digital telah mendorong penggunaan teknologi informasi seperti internet dan media sosial Sebagian tidak terpisahkan dari aktivitas mahasiswa, baik sebagai sarana komunikasi maupun sumber memperoleh informasi. Dalam bidang Pendidikan, media digital memiliki peran strategis dalam pembelajaran bahasa asing, terutama Bahasa Inggris yang berfungsi sebagai bahasa internasional untuk meningkatkan penguasaan kosakata, kemampuan pengucapan, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi persaingan kerja. Meskipun demikian, penerapan pembelajaran berbasis media digital masih menghadapi hambatan, antara lain keterbatasan akses jaringan internet, rendahnya kemampuan literasi digital, serta adanya distraksi teknologi yang berpotensi mengurangi konsentrasi belajar mahasiswa. Namun apabila pemanfaatannya dirancang secara terstruktur melalui penggunaan aplikasi pembelajaran, vidio edukatif dan platfrom daring, media digital dapat berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa.