Supriadi
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

I'jaz Tasyri'i sebagai Paradigma Hukum Universal: Menakar Keseimbangan Pendekatan Mujmal dan Mufashshal dalam Legislasi Al-Qur'an Fauzi Anas; Noor Alifsyah Dewa S; Muhammad Amin Sahib; Supriadi
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 10 No. 1 (2026): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM Institut Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v10i1.1001

Abstract

Al-Qur'an sering dituduh Rigid oleh kritik Modernitas, padahal memiliki sistem legislasi khas melalui perpaduan pendekatan mujmal (garis besar) dan mufashshal (terperinci) sebagai dimensi i'jaz tasyri'i. Penelitian kepustakaan (library research) dengan metode tafsir maudhu'i ini bertujuan menganalisis bagaimana keseimbangan kedua pendekatan tersebut membentuk paradigma hukum yang universal dan adaptif. Hasil analisis menunjukkan pendekatan mujmal diterapkan pada wilayah dinamis seperti muamalah untuk membuka ruang ijtihad, sedangkan pendekatan mufashshal pada wilayah rawan sengketa seperti waris demi menjamin kepastian hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan mujmal-mufashshal merupakan bukti keunggulan metodologis legislasi Al-Qur'an yang konstan dalam prinsip namun dinamis dalam penerapan. Secara teoritis, penelitian ini memperkokoh konsep dinamisasi hukum Islam dalam menghadapi tantangan modernitas. Namun, studi ini terbatas pada analisis teks konseptual tanpa menguji implementasi praktisnya pada produk hukum kontemporer
Muhkam Mutasyabih dalam Studi Qur’an dan Hikmahnya dalam Al-Qur’an Suci Awalia; Mukrimah; Muhammad Amin Sahib; Supriadi
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 10 No. 1 (2026): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM Institut Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v10i1.1000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriteria konseptual yang membedakan kedua jenis ayat tersebut serta menggali hikmah epistemologis dan teologis di balik keberadaan ayat mutasyabih dalam Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis, di mana data dikumpulkan dari kitab-kitab Ulumul Qur’an, kitab tafsir, serta literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat muhkam memiliki kejelasan makna (wudhuh al-dalalah) yang berfungsi sebagai fondasi akidah dan hukum Islam, sementara ayat mutasyabih bersifat probabilistik dan memerlukan pendekatan interpretasi yang cermat melalui kaidah kebahasaan dan konteks penafsiran (radd al-mutasyabih ila al-muhkam). Keberadaan ayat mutasyabih bukan merupakan cacat teks, melainkan hikmah yang berfungsi sebagai stimulus bagi pengembangan ijtihad intelektual, pemerkayaan disiplin ilmu keislaman, serta sarana untuk menguji ketundukan spiritual manusia di hadapan kemahakuasaan ilmu Allah SWT