Faizah Sabinah Maqiyah Busaeri
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Faizah Sabinah Maqiyah Busaeri; Achmad Gani; Muhsin Wahid; Sahari Djafar; Imran Tajuddin
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/cesjv9i3.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 50 pegawai, sedangkan sampel yang dianalisis sebanyak 44 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien regresi sebesar 0,803, nilai t sebesar 9,355, dan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Lingkungan kerja memiliki arah pengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0,013, nilai t sebesar 1,107, dan nilai signifikansi sebesar 0,275. Secara simultan, kompetensi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai F sebesar 43,924 dan signifikansi kurang dari 0,001. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,682 menunjukkan bahwa 68,2% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kompetensi dan lingkungan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai terutama memerlukan penguatan kompetensi, sedangkan perbaikan lingkungan kerja tetap dibutuhkan sebagai kondisi pendukung agar kemampuan pegawai dapat diterapkan secara optimal.