Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGUATAN PENGENDALIAN INTERNAL PADA ADMINISTRASI ORDER LINTAS DEPARTEMEN PRODUKSI DI BAGIAN FINISHING PT XYZ PRINGAPUS Vioni Ramadhani Azzahra; Bulan Karima Nurani; Rina Setyowati
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v6i1.5323

Abstract

Order produksi pada industri manufaktur karung plastik tidak diproses oleh satu unit kerja, melainkan melibatkan koordinasi antara departemen PPIC, Finishing, Quality Control, dan Gudang secara berurutan dan saling bergantung. Kegiatan pendampingan ini bertujuan menjawab pertanyaan: sejauh mana pengendalian internal mengatur koordinasi administrasi order lintas departemen di bagian Finishing PT XYZ Pringapus, dan langkah perbaikan apa yang diperlukan agar koordinasi tersebut berjalan andal. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif selama enam minggu, wawancara terhadap tujuh responden dari empat departemen, serta telaah dokumen atas lebih dari 45 order yang diproses pada periode April–Juni 2026. Evaluasi dilakukan menggunakan lima komponen kerangka COSO, yakni lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Hasil pendampingan menunjukkan skor rata-rata pengendalian internal sebesar 2,82 dari skala 5, dengan kesenjangan terbesar pada komponen pemantauan dan komunikasi informasi. Penyebab utama kelemahan adalah ketidaklengkapan dokumen Surat Perintah Kerja yang diterima dari PPIC, ketiadaan mekanisme notifikasi otomatis saat terjadi penolakan kualitas produk, serta keterbatasan akses sistem informasi yang hanya tersedia pada terminal komputer di pabrik. Kegiatan pendampingan ini merekomendasikan sepuluh langkah perbaikan bertahap, mencakup standardisasi dokumen secara digital, penerapan verifikasi berlapis, serta pengembangan dasbor pemantauan kinerja yang dapat diakses secara waktu nyata oleh seluruh departemen terkait.
Pengaruh Green Accounting Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2024 Khoerotul Malikhah; Bulan Karima Nurani
Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jibaku.v6i2.5086

Abstract

This study aims to analyze the effect of environmental costs and environmental performance on the profitability of manufacturing companies in the Basic and Chemical Industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2024 period. This study employs a quantitative approach using secondary data analyzed through multiple linear regression. The results show that environmental costs and environmental performance do not have a significant effect on profitability when tested individually, while simultaneously they have a significant effect on profitability. These findings indicate that the integrated and sustainable implementation of green accounting has the potential to provide long-term benefits by improving corporate image, increasing stakeholder trust, and enhancing resource efficiency, which may ultimately improve company profitability.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial biaya lingkungan dan kinerja lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, sedangkan secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan green accounting secara terpadu dan berkelanjutan berpotensi memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan citra perusahaan, kepercayaan pemangku kepentingan, serta efisiensi penggunaan sumber daya yang pada akhirnya dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Tingkat Utang, dan Profitabilitas terhadap Pengungkapan Emisi Karbon Fajar Septiani; Bulan Karima Nurani
Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jibaku.v6i2.5087

Abstract

Using environmental performance as a control variable, this study attempts to ascertain the impact of firm size, debt level, and profitability on carbon emissions. Companies in the coal industry that dispersed carbon emissions and were listed on the Indonesia Stock Exchange between 2022 and 2024 made up the study population. A sample of 17 businesses was gathered over a three-year period using a purposive sampling technique. Multiple linear regression was employed in the data analysis. The findings demonstrated that the distribution of carbon emissions was not much impacted by a company's size, debt load, or profitability. As a control variable, environmental performance had no discernible effect on carbon emissions.   Abstrak Dengan menggunakan kinerja lingkungan sebagai variabel kontrol, penelitian ini berupaya untuk mengetahui dampak ukuran perusahaan, tingkat utang, dan profitabilitas terhadap emisi karbon. Perusahaan-perusahaan di industri batubara yang menyebarkan emisi karbon dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2022 dan 2024 menjadi populasi penelitian. Sampel sebanyak 17 perusahaan dikumpulkan selama periode tiga tahun menggunakan teknik pengambilan sampel purposif. Regresi linier berganda digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi emisi karbon tidak banyak dipengaruhi oleh ukuran perusahaan, beban utang, atau profitabilitas. Sebagai variabel kontrol, kinerja lingkungan tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap emisi karbon.
Pengaruh Rasio Keuangan Profitabilitas, Likuiditas, dan Solvabilitas Terhadap Harga Saham Pertambangan Batu Bara di BEI tahun 2022-2025 Dwi Khalimatul Arifah; Bulan Karima Nurani
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.3913

Abstract

Emiten subsektor batu bara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia merupakan kelompok perusahaan yang nilai sahamnya kerap bergerak mengikuti ritme harga komoditas global dan sentimen makroekonomi yang melingkupinya. Berangkat dari ketidakselarasan hasil riset terdahulu, studi ini dirancang untuk mengkaji sejauh mana kondisi fundamental keuangan yang direpresentasikan oleh Return on Assets (ROA), Current Ratio (CR), dan Debt to Equity Ratio (DER) berperan dalam membentuk harga saham emiten tambang batubara yang aktif di BEI sepanjang 2022-2025. Paradigma kuantitatif bercorak asosiatif dipilih sebagai pendekatan utama penelitian. Pengambilan sampel dijalankan melalui mekanisme purposive sampling, sementara penghimpunan data bertumpu pada dokumentasi laporan keuangan tahunan yang dirilis secara terbuka oleh masing-masing emiten. Proses analitik mencakup serangkaian verifikasi asumsi klasik yang diikuti oleh estimasi regresi linear berganda. Dari hasil uji-t, terkuak bahwa CR sebagai proksi likuiditas terbukti memberikan tekanan positif yang signifikan secara parsial terhadap pergerakan harga saham (t=4,600; sig=0,000 < 0,05). Sebaliknya, ROA (t=0,127; sig=0,900 > 0,05) maupun DER (t=1,659; sig=0,106 > 0,05) tidak mampu menunjukkan dampak yang bermakna secara statistik secara individual. Kendati demikian, ketika diuji secara bersama-sama, ketiga variabel secara kolektif terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham (F=8,277; sig=0,000 < 0,05). Melalui lensa signaling theory, temuan ini mengisyaratkan bahwa partisipan pasar di sektor batubara menaruh perhatian utama pada informasi kecukupan likuiditas jangka pendek sebagai pijakan evaluasi, sedangkan fluktuasi profitabilitas dan rekomposisi struktur utang cenderung disambut secara netral cerminan dari kesadaran kolektif investor bahwa performa industri ini pada dasarnya ditentukan oleh dinamika harga komoditas di pentas global.