Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Kelompok Kerja Menjadi Tim Kerja Berkinerja Tinggi di Sektor Swasta dan Publik: Kajian Literatur Sistematis (Systematic Literature Review) Pirman Setiawan; Lili Karmela Fitriani; Rizco Sumarlin
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i2.535

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis yang dinamis menuntut organisasi di sektor swasta maupun publik untuk mengubah paradigma pengelolaan sumber daya manusia, dari basis kerja individual-kelompok menuju kerja tim yang bersinergi positif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan fondasi perilaku kelompok, menganalisis faktor penentu efektivitas tim kerja, serta membandingkan dinamika implementasinya di sektor swasta dan sektor publik menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Berdasarkan protokol PRISMA, sebanyak 15 jurnal bereputasi dari basis data Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dari rentang waktu 2018–2026 dipilih dan diekstraksi secara sistematis. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa kelompok kerja (work groups) di sektor publik sering kali mandek akibat kekakuan hierarki, konflik peran, dan tekanan konformitas, dengan salah satu studi kasus melaporkan hingga 70% satuan tugas lintas dinas gagal mencapai target akibat konflik peran. Sebaliknya, sektor swasta lebih adaptif dalam mentransformasikan kelompok menjadi tim kerja (work teams) yang efektif melalui pembentukan iklim kepercayaan psikologis (psychological safety) yang terbukti meningkatkan kapasitas inovasi tim hingga 45%, mitigasi kemalasan sosial (social loafing), serta pemanfaatan konflik tugas yang konstruktif. Penelitian ini merumuskan implikasi teoretis berupa penguatan Team Effectiveness Model dengan dimensi komparatif sektor, serta implikasi manajerial berupa rekomendasi restrukturisasi sistem insentif dan pembatasan ukuran tim antara 5–9 orang bagi tata kelola tim lintas fungsi di kedua sektor.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pengelolaan Sampah Melalui Perspektif Kewirausahaan Sosial: Sebuah Systematic Literature Review (SLR) Eka Febrian Nugraha; Dede Djuniardi; Muhammad Naufal Harits; Pedro Menezes Amaral; Amaral Amaral; Rizco Sumarlin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i1.3589

Abstract

Permasalahan sampah global memerlukan solusi inovatif, integratif, dan berkelanjutan yang mampu memadukan kepentingan ekologis dan ekonomi. Kewirausahaan sosial menawarkan pendekatan alternatif yang menempatkan penciptaan nilai sosial sejajar dengan keberlanjutan finansial, namun literatur yang secara spesifik menyintesis penerapannya pada model pariwisata berbasis pengelolaan sampah pedesaan masih terbatas dan tersebar pada berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara sistematis bagaimana kewirausahaan sosial dapat menjembatani tata kelola sampah pedesaan dengan pengembangan pariwisata edukatif, menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan framework PRISMA. Melalui penyaringan sistematis atas 142 rekaman awal yang mengerucut menjadi 15 artikel rujukan ilmiah nasional dan internasional bereputasi (2018-2026), hasil review mengidentifikasi tiga pilar keberhasilan yang konsisten muncul lintas literatur, yaitu inovasi proposisi nilai (experiential eco-tourism), kemitraan pentahelix, serta multiplier effect sosial-ekonomi bagi komunitas sekitar. Temuan-temuan tersebut kemudian diilustrasikan melalui studi kasus Desa Kertayasa, Kuningan, sebagai contoh penerapan konseptual atas pola-pola yang teridentifikasi dari literatur, dan bukan dimaksudkan sebagai proposal implementasi yang bersifat definitif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa integrasi kemitraan akademik dengan perguruan tinggi setempat berperan penting dalam mendorong pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan, khususnya terkait pekerjaan layak, permukiman berkelanjutan, dan konsumsi-produksi yang bertanggung jawab. Sintesis ini turut diperkaya melalui integrasi tiga kerangka teoretis utama, yaitu Triple Bottom Line, teori pengelolaan sumber daya bersama, dan Business Model Canvas, untuk memastikan koherensi analisis lintas dimensi sosial, ekologis, dan ekonomi. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur kewirausahaan sosial pedesaan, sekaligus kerangka rujukan awal bagi pengambil kebijakan lokal yang berencana mereplikasi model serupa pada konteks desa lain.