Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengelola Perubahan dan Manajemen Stres dalam Organisasi: Sebuah Kajian Literatur dalam Perspektif Perilaku Dan Budaya Organisasi Nia Aghniyatul Ilmi; Muhammad Naufal Harits; Eka Febrian Nugraha; Lili Karmela Fitriani
Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/42n4sb79

Abstract

Perubahan organisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari akibat dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang, mulai dari perkembangan teknologi, pergeseran pasar, hingga tuntutan daya saing. Di sisi lain, proses perubahan kerap memunculkan tekanan psikologis atau stres kerja yang, apabila tidak dikelola dengan tepat, dapat menurunkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual keterkaitan antara manajemen perubahan dan manajemen stres dalam organisasi melalui pendekatan tinjauan literatur (literature review). Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan menelaah berbagai sumber pustaka relevan, meliputi teori perubahan model Kurt Lewin, model delapan langkah John Kotter, serta konsep manajemen stres pada level individu dan organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi perubahan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemimpin dalam mengomunikasikan visi secara jelas, melibatkan karyawan dalam proses perubahan, serta menyediakan pelatihan dan dukungan manajerial yang konsisten. Selain itu, stres kerja yang timbul akibat proses perubahan dapat diminimalkan melalui kombinasi strategi individu, seperti olahraga, manajemen waktu, dan istirahat yang cukup, dengan strategi organisasi, seperti penciptaan lingkungan kerja yang sehat, dukungan sosial, program kesejahteraan, dan fleksibilitas kerja. Kajian ini menyimpulkan bahwa organisasi yang mampu mengintegrasikan manajemen perubahan dengan manajemen stres secara simultan akan lebih siap membangun budaya organisasi yang adaptif, resilien, dan berkelanjutan.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pengelolaan Sampah Melalui Perspektif Kewirausahaan Sosial: Sebuah Systematic Literature Review (SLR) Eka Febrian Nugraha; Dede Djuniardi; Muhammad Naufal Harits; Pedro Menezes Amaral; Amaral Amaral; Rizco Sumarlin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i1.3589

Abstract

Permasalahan sampah global memerlukan solusi inovatif, integratif, dan berkelanjutan yang mampu memadukan kepentingan ekologis dan ekonomi. Kewirausahaan sosial menawarkan pendekatan alternatif yang menempatkan penciptaan nilai sosial sejajar dengan keberlanjutan finansial, namun literatur yang secara spesifik menyintesis penerapannya pada model pariwisata berbasis pengelolaan sampah pedesaan masih terbatas dan tersebar pada berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara sistematis bagaimana kewirausahaan sosial dapat menjembatani tata kelola sampah pedesaan dengan pengembangan pariwisata edukatif, menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan framework PRISMA. Melalui penyaringan sistematis atas 142 rekaman awal yang mengerucut menjadi 15 artikel rujukan ilmiah nasional dan internasional bereputasi (2018-2026), hasil review mengidentifikasi tiga pilar keberhasilan yang konsisten muncul lintas literatur, yaitu inovasi proposisi nilai (experiential eco-tourism), kemitraan pentahelix, serta multiplier effect sosial-ekonomi bagi komunitas sekitar. Temuan-temuan tersebut kemudian diilustrasikan melalui studi kasus Desa Kertayasa, Kuningan, sebagai contoh penerapan konseptual atas pola-pola yang teridentifikasi dari literatur, dan bukan dimaksudkan sebagai proposal implementasi yang bersifat definitif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa integrasi kemitraan akademik dengan perguruan tinggi setempat berperan penting dalam mendorong pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan, khususnya terkait pekerjaan layak, permukiman berkelanjutan, dan konsumsi-produksi yang bertanggung jawab. Sintesis ini turut diperkaya melalui integrasi tiga kerangka teoretis utama, yaitu Triple Bottom Line, teori pengelolaan sumber daya bersama, dan Business Model Canvas, untuk memastikan koherensi analisis lintas dimensi sosial, ekologis, dan ekonomi. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur kewirausahaan sosial pedesaan, sekaligus kerangka rujukan awal bagi pengambil kebijakan lokal yang berencana mereplikasi model serupa pada konteks desa lain.