Nazwa Salsabila
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Krisis dan Respons Insiden Keamanan dalam Era Digital Nazwa Salsabila; Achmad Fauzi; Lina Ramadani; Annisa Novita Sari
Fibonacci: Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Vol. 2 No. 1 (2025): Fibonacci: Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Keuangan
Publisher : Yayasan Inovasi Akademi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/fibonacci.v2i1.253

Abstract

Penelitian ini membahas manajemen krisis dan respons insiden keamanan siber di era digital yang semakin kompleks. Perkembangan transformasi digital meningkatkan efisiensi organisasi, namun juga memperbesar risiko kebocoran data dan serangan siber yang dapat mengancam reputasi, kepercayaan publik, serta keberlanjutan bisnis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan prosiding, serta diperkuat dengan analisis studi kasus kebocoran data Tokopedia tahun 2020 dan serangan ransomware pada Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun 2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar organisasi di Indonesia masih menerapkan pendekatan reaktif dalam menangani krisis keamanan digital, dengan keterbatasan integrasi antara kesiapan teknis, komunikasi krisis, dan perencanaan keberlanjutan bisnis. Meskipun sistem pemulihan dan koordinasi internal mampu menjaga operasional tetap berjalan, keterlambatan penyampaian informasi kepada publik berpotensi menurunkan kepercayaan pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen krisis digital memerlukan sinergi antara kesiapan teknis, komunikasi internal dan eksternal yang transparan, serta budaya organisasi yang mendukung pembelajaran dan evaluasi pascakrisis.
Etika AI Dalam Konteks Disinformasi Digital: Penyalahgunaan Identitas Pada Penipuan Online Nazwa Salsabila; Sari Endah Nursyamsi; Nuna Lailani; Ulan Safitri; Sayyidah Fatma Azzahra
Fibonacci: Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Vol. 2 No. 1 (2025): Fibonacci: Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Keuangan
Publisher : Yayasan Inovasi Akademi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/fibonacci.v2i1.267

Abstract

Perkembangan AI kini mengubah banyak hal dalam kehidupan kita, terutama di dunia digital. Sayangnya, kemajuan ini juga membuka celah bagi penyalahgunaan, seperti pembuatan disinformasi. Teknologi deepfake dan voice cloning memudahkan manipulasi wajah atau suara seseorang, yang sering dipakai untuk penipuan online dan penyebaran berita bohong. Penelitian ini menganalisis pelanggaran etika dalam penggunaan AI, serta mengecek seberapa efektif aturan hukum Indonesia melawan disinformasi digital. Menggunakan metode kualitatif dari studi pustaka, hasilnya menunjukkan bahwa prinsip etika penting seperti tanggung jawab, kejujuran, dan keadilan sering dilupakan. Sementara itu, regulasi hukum di Indonesia belum cukup kuat untuk lindungi masyarakat dari penyalahgunaan AI.