Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pengetahuan Pertolongan Pertama pada Kondisi Kegawatdaruratan Ringan bagi Siswa Sekolah Dasar Negeri 02 Kandangmas, Kudus Dessy Erliani Mugita Sari; Putri Setyawati; Syawwalina Dwi Noor Fitriya Dewi; Siti Nur Hidayah; Putri Ragita Cahyani
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9644

Abstract

Edukasi pertolongan pertama bagi siswa sekolah dasar bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa, khususnya keterampilan pertolongan pertama dasar, dengan pendekatan pendidikan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan ini melibatkan 60 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 2 Kandang Mas.Pertolongan pertama merupakan upaya awal yang sangat penting dalam mencegah kondisi korban memburuk sebelum mendapat bantuan medis lebih lanjut. Namun, pemahaman pertolongan pertama di kalangan siswa sekolah dasar masih sangat terbatas, terutama dalam mengenali keadaan darurat ringan dan tindakan awal yang tepat. Kondisi ini diperparah oleh kurangnya pelatihan atau pendidikan sistematis tentang pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, Program Studi S-1 Farmasi, Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama, Kudus melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan interaktif dengan tema memahami pertolongan pertamayang ditujukan kepada siswa SD Negeri 02 Kandangmas, Kudus.Kegiatan pendidikan dilaksanakan oleh mahasiswa program studi S1-Farmasi Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus melalui serangkaian persiapan survei lokasi, persiapan materi pendidikan, penyediaan alat bantu visual, media simulasi, dan konsumsi mahasiswa. Tahap pelaksanaannya meliputi kuliah interaktif, simulasi langsung tindakan pertolongan pertama seperti penanganan luka ringan, luka bakar, epilepsi, mimisan, pingsan, dan tersedak, serta permainan edukatif untuk mempertajam pemahaman mahasiswa. Tahap evaluasinya dilakukan melalui kuis, sesi tanya jawab, dan observasi langsung keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa yang signifikan, ditandai dengan kemampuan mereka menyebutkan langkah-langkah penanganan luka ringan dan mendemonstrasikan teknik pertolongan pertama dasar secara mandiri melalui simulasi.
Mengenal Pertolongan Pertama: Edukasi Siswa SD Lewat Kegiatan Interaktif Dessy Erliani Mugita Sari; Luvita Gabriel Zulkarya; Endra Pujiastuti; Ricka Islamiyati; Putri Setyawati; Syawwalina Dewi; Siti Nur Hidayah; Putri Ragita Cahyani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i4.575

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa, terutama dalam keterampilan pertolongan pertama dasar, sebuah pendekatan edukatif yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Januari 2025 dan melibatkan 60 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 2 Kandang Mas. Pertolongan pertama (P3K) merupakan upaya awal yang sangat penting dalam mencegah kondisi korban memburuk sebelum menerima pertolongan medis lebih lanjut. Namun, pemahaman tentang pertolongan pertama di kalangan siswa sekolah dasar masih sangat terbatas, terutama dalam mengenali keadaan darurat ringan dan tindakan awal yang tepat. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pelatihan atau pendidikan sistematis tentang pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama, Kudus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi interaktif bertema "Memahami Pertolongan Pertama" yang ditujukan kepada siswa SD Negeri 02 Kandangmas, Kudus. Kegiatan edukasi dilaksanakan oleh mahasiswa program studi S1-Farmasi Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus melalui serangkaian persiapan survei lokasi, penyiapan materi edukasi, penyediaan alat peraga, media simulasi, dan konsumsi mahasiswa. Tahap pelaksanaan, yang meliputi ceramah interaktif, simulasi langsung tindakan pertolongan pertama seperti penanganan luka ringan, luka bakar, epilepsi, mimisan, pingsan dan tersedak. serta permainan edukatif untuk mempertajam pemahaman mahasiswa. Tahap evaluasi, yang dilaksanakan melalui kuis, tanya jawab, dan observasi langsung keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa yang signifikan, ditandai dengan kemampuan mereka menyebutkan langkah-langkah penanganan luka ringan dan memperagakan teknik dasar pertolongan pertama secara mandiri melalui simulasi.