Chandra Richo Pratama
Universitas Aisyah Pringsewu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA DI PEKON NUSAWUNGU KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN PRINGSEWU Fadlu Rachman; Chandra Richo Pratama; Ahmad Nuruhidin; Andri Prasetiyo; Felinda Sari; Jovana Renaldy Gumay
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6920

Abstract

Kebersamaan keluarga di perdesaan mulai menurun seiring meningkatnya penggunaan gawai oleh anak maupun orang tua, sehingga kualitas interaksi yang menjadi fondasi ketahanan keluarga berpotensi melemah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga di Pekon Nusawungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, dalam memanfaatkan permainan tradisional sebagai media interaksi yang memperkuat ketahanan keluarga. Sasarannya 21 keluarga dengan total 42 peserta yang melibatkan orang tua dan anak usia sekolah dasar. Kegiatan berlangsung satu hari melalui empat tahapan, yaitu sosialisasi materi, demonstrasi enam jenis permainan tradisional, praktik bermain berkelompok bersama keluarga, serta diskusi dan evaluasi. Evaluasi menggunakan angket pretest-posttest, lembar observasi, angket respons, dan wawancara singkat sebagai data pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 81,7 dengan nilai N-gain 0,56 berkategori sedang. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek pemahaman ragam permainan tradisional beserta aturan pelaksanaannya. Observasi mencatat antusiasme tinggi, meningkatnya komunikasi orang tua dan anak, serta keterlibatan aktif peserta. Sebanyak 18 dari 21 keluarga berkomitmen bermain bersama sedikitnya sekali setiap minggu. Kegiatan ini menunjukkan permainan tradisional merupakan alternatif sederhana, ekonomis, dan berbasis budaya lokal yang efektif memperkuat ketahanan keluarga. Pendampingan berkelanjutan bersama pemerintah pekon perlu dilakukan agar kebiasaan positif berkembang dalam masyarakat.