Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Power Lengan, Power Tungkai, dan Keseimbangan Dengan Hasil Three Point Shoot Pada Ekstrakurikuler Bola Basket di SMA NEGERI 2 PRINGSEWU Alfiah Pratama Umi Sarifah; Ziko Fajar Ramadhan; Felinda Sari; Jovana Renaldy Gumay
Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE) e-ISSN : 3046-790X Vol. 5 No. 1 (2026): Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/ajope.v5i1.2741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara power lengan, power tungkai, dan keseimbangan dengan hasil three point shoot pada peserta ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 2 Pringsewu. Subjek penelitian adalah siswa ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 2 Pringsewu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Sampel penelitian sebanyak 19 siswa dengan pengambilan sampel nya dilakukan dengan total sampling. Pengumpulan data menggunakan tes push up, vertical jump, standing stork, dan tes three point shoot. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dilakukan dengan product moment. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara power lengan dengan hasil three point shoot dengan nilai p-value = 0,000 < 0,05 dan nilai r = 0,969. Terdapat hubungan yang signifikan antara power tungkai dengan hasil three point shoot dengan nilai p-value = 0,000 < 0,05 dan nilai r = 0,986. Serta terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan hasil three point shoot dengan nilai p-value = 0,000 < 0,05 dan nilai r = 0,991. Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara power lengan, power tungkai, dan keseimbangan dengan hasil three point shoot
SOSIALISASI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA DI PEKON NUSAWUNGU KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN PRINGSEWU Fadlu Rachman; Chandra Richo Pratama; Ahmad Nuruhidin; Andri Prasetiyo; Felinda Sari; Jovana Renaldy Gumay
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6920

Abstract

Kebersamaan keluarga di perdesaan mulai menurun seiring meningkatnya penggunaan gawai oleh anak maupun orang tua, sehingga kualitas interaksi yang menjadi fondasi ketahanan keluarga berpotensi melemah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga di Pekon Nusawungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, dalam memanfaatkan permainan tradisional sebagai media interaksi yang memperkuat ketahanan keluarga. Sasarannya 21 keluarga dengan total 42 peserta yang melibatkan orang tua dan anak usia sekolah dasar. Kegiatan berlangsung satu hari melalui empat tahapan, yaitu sosialisasi materi, demonstrasi enam jenis permainan tradisional, praktik bermain berkelompok bersama keluarga, serta diskusi dan evaluasi. Evaluasi menggunakan angket pretest-posttest, lembar observasi, angket respons, dan wawancara singkat sebagai data pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 81,7 dengan nilai N-gain 0,56 berkategori sedang. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek pemahaman ragam permainan tradisional beserta aturan pelaksanaannya. Observasi mencatat antusiasme tinggi, meningkatnya komunikasi orang tua dan anak, serta keterlibatan aktif peserta. Sebanyak 18 dari 21 keluarga berkomitmen bermain bersama sedikitnya sekali setiap minggu. Kegiatan ini menunjukkan permainan tradisional merupakan alternatif sederhana, ekonomis, dan berbasis budaya lokal yang efektif memperkuat ketahanan keluarga. Pendampingan berkelanjutan bersama pemerintah pekon perlu dilakukan agar kebiasaan positif berkembang dalam masyarakat.
Hubungan Kelincahan, Kecepatan dan Daya Tahan VO2MAX Terhadap Kemampuan Dribbling Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler Bola Basket SMA Negeri 1 Pringsewu Tiara Salsabila; Jovana Renaldy Gumay
Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE) e-ISSN : 3046-790X Vol. 5 No. 1 (2026): Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/ajope.v5i1.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuana untuk mengetahui hubungan antara kelincahan, kecepatan dan daya tahan vo2max terhadap kemampuan dribbling pada siswa putra ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Pringsewu. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Pringsewu. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Uji yang dilakukan penelitian ini pada variabel kelincahan menggunakan tes shuttle run, variabel kecepatan menggunakan tes sprint 50 meter, kemudian variabel daya tahan vo2max menggunakan tes bleeptest dan variabel dribbling menggunakan tes control dribbling test. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson dilakukan dengan product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) ada hubungan yang signifikan antara kelincahan terhadap kemampuan driibling dengan hasil p = 0,000 > 0,05 dan r = 0,894. (2) ada hubungan yang signifikan antara kecepatan terhadap kemampuan dribbling dengan nilai p = 0,000 > 0,05 dan r = 0,777. (3) ada hubungan yang signifikan antara daya tahan vo2max terhadap kemampuan dribbling dengan nilai p = 0,000 > 0,05 dan r = -0,807. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat hubungan kuat dan signifikan antara kelincahan, kecepatan dan daya tahan vo2max terhadap kemampuan dribbling.
Latihan Rebound Berbasis Permainan Meningkatkan Hasil Rebound Anak Usia 12-14 Tahun Jovana Renaldy Gumay; Andri Prasetiyo; Resta Yolanda
Performa Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background. Basketball plays an important role in physical, mental, and social development, especially during the rapid growth period of young people. Basketball, as a popular sport, demands technical skills, one of which is rebounding, which requires strength, coordination, and speed. Training methods using match rules are part of answering the hypothesis. Method. This study used an experimental method with a training effectiveness test, starting from a pre-test, then treatment, and finally a post-test. The research was conducted over 18 meetings over a period of 6 weeks. The subjects were 30 basketball athletes from Gading Rejo Academy in Pringsewu Regency with a total sampling of 40 using a purposive sampling method. The research instrument was a rebound skill test with a pre-test and post-test design. Results. showed a significant increase from an average of 8.7 rebounds in the pre-test to 18.5 rebounds in the post-test. The paired sample t-test obtained t = 12.47 > t = 2.045 with p = 0.000 < 0.05, which means the training model is effective in improving rebound skills. Conclussions. A game-based approach not only improves technical skills but also athletes' motivation and engagement, in line with the developmental characteristics of adolescence. Rebound training through play provides all children with the opportunity to develop their individual abilities.
Utilizing Canva as an Innovative Solution in Developing Digital Teaching Media in Schools Rendy Yudha Pratama; Bungsudi; Amir Syaifurrohman; Ulfa Isni Kurnia; Andri Prasetiyo; Arif Alexander Bastian; Jovana Renaldy Gumay; Ahmad Nuruhidin
Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat May 2025
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/aktual.v3i2.416

Abstract

Background of the study:Most teachers in primary and secondary schools continue to rely on conventional teaching materials. A key issue is the limited knowledge and skills in using digital design tools such as Canva, which hinders their ability to create engaging and interactive teaching media.Purpose and scope of the paper:This community service program aims to enhance teachers’ digital literacy and creative capacity by introducing Canva as a practical and innovative tool for developing digital teaching media, specifically targeting educators in Pringsewu Regency.Methods:The program engaged 20 teachers from various disciplines. It employed a combination of workshops, hands-on training, guided tutorials, and evaluations. Data collection methods included pre- and post-training questionnaires, observations, and documentation of participants’ teaching media outputs.Results:Following the program, 95% of participants showed improved skills in using Canva. Additionally, more than 25 digital teaching products were created. Teachers also reported increased confidence and motivation in integrating digital media into their instructional practices.Conclusion:Canva proves to be an effective and accessible tool for enhancing teachers’ capabilities in designing digital teaching materials. With proper training and support, teachers can independently develop innovative teaching media to foster better student engagement and improve learning outcomes