Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilatarbelakangi kurangnya kesadaran dan pemahaman remaja dalam pencegahan stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak disebabkan kekurangan gizi kronis. Masalah stunting dapat dicegah sejak dini, mulai dari pra-konsepsi hingga masa remaja. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pentingnya asupan zat besi serta konsumsi tablet tambah darah dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat adalah penyuluhan atau sosialisasi di SMK Nuansa, Bogor. Prosedur yang dilakukan dengan tahapan: 1) perizinan kepada Puskesmas Cigombong, bidan pendamping desa, dan SMK Nuansa; 2) pengajuan tablet tambah darah ke farmasi Puskesmas Cigombong; dan 3) penyuluhan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan siswi tentang stunting. Analisis data melalui deskriptif kuantitatif pengetahuan siswi sebelum dan dan sesudah kegiatan penyuluhan. Hasil kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang stunting. Pengetahuan siswi tentang stunting pada materi istilah, penyebab, dan pencegahan stunting meningkat dari rerata 44% menjadi 88%. Sekitar 92% siswi mengetahui cara mencegah stunting. Namun, masih terdapat 16% siswi yang tidak mengetahui penyebab stunting. Kegiatan penyuluhan, selain meningkatkan pengetahuan tentang stunting, juga membagikan tablet tambah darah atau tablet Fe untuk mencegah anemia. Sebanyak 320 tablet dibagikan kepada siswi SMK Nuansa, Bogor.