Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan dan Pemberian Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Kabupaten Bogor Hasan Bisri; Abdul Kholik; Rahayu Anggraeni; Asyafina Nurul Aulia; Irmalasari
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.26029

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilatarbelakangi kurangnya kesadaran dan pemahaman remaja dalam pencegahan stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak disebabkan kekurangan gizi kronis. Masalah stunting dapat dicegah sejak dini, mulai dari pra-konsepsi hingga masa remaja. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pentingnya asupan zat besi serta konsumsi tablet tambah darah dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat adalah penyuluhan atau sosialisasi di SMK Nuansa, Bogor. Prosedur yang dilakukan  dengan tahapan: 1) perizinan kepada Puskesmas Cigombong, bidan pendamping desa, dan SMK Nuansa; 2) pengajuan tablet tambah darah ke farmasi Puskesmas Cigombong; dan 3) penyuluhan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan siswi tentang stunting. Analisis data melalui deskriptif kuantitatif pengetahuan siswi sebelum dan dan sesudah kegiatan penyuluhan. Hasil kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang stunting. Pengetahuan siswi tentang stunting pada materi istilah, penyebab, dan pencegahan stunting meningkat dari rerata 44% menjadi 88%. Sekitar 92% siswi mengetahui cara mencegah stunting. Namun, masih terdapat  16% siswi yang tidak mengetahui penyebab stunting. Kegiatan penyuluhan, selain meningkatkan pengetahuan tentang stunting, juga membagikan tablet tambah darah atau tablet Fe untuk mencegah anemia. Sebanyak 320 tablet dibagikan kepada siswi SMK Nuansa, Bogor.
Pengaruh Kedisiplinan Belajar dan Lingkungan Sosial terhadap Hafalan Al-Qur'an Santri Pesantren Imam Syafi'i Dramaga Bogor Didin Juandi; Edy; Hasan Bisri
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 5 No. 1 (2026): Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v5i1.549

Abstract

This study analyzes the influence of learning discipline and social environment on students' (santri) Qur'an memorization (tahfizh) achievement at Pondok Pesantren Imam Syafi'i Dramaga, Bogor. It was motivated by the fact that despite strict discipline and a structured religious environment, santri's memorization achievement still varies considerably. Using a quantitative, correlational-predictive design with multiple regression, data were collected from 235 santri selected through proportional random sampling (Slovin formula) from a population of 291, via three validated Likert-scale questionnaires (Cronbach's Alpha: 0.831, 0.742, 0.771). Analysis using IBM SPSS Statistics 26 revealed that learning discipline (t = 10.936; Sig. = 0.000) and social environment (t = 2.953; Sig. = 0.003) each have a positive, significant partial effect on memorization achievement. Simultaneously, both variables significantly influence memorization achievement (F = 102.411; Sig. = 0.000), contributing 46.9% (R² = 0.469). These findings support Kurt Lewin's Field Theory and imply that pesantren should strengthen discipline while fostering a supportive social environment. Keywords: learning discipline; multiple regression; pesantren; Qur'an memorization; social environment