Supriyanto Supriyanto
Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK KEPUTUSAN STRATEGIS PEMBENTUKAN DIVISI BROKER PADA PT ASURANSI UMUM BUMIPUTERA MUDA 1967 Supriyanto Supriyanto; I Made Indra; Suhartono Suhartono
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/3rbbff18

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak keputusan strategis pembentukan Divisi Broker pada PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 (BUMIDA). Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan perusahaan untuk memperkuat saluran distribusi, mengantisipasi potensi kehilangan kontribusi premi akibat spin off Unit Bisnis Syariah, serta memanfaatkan peluang pasar broker dalam industri asuransi umum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui dokumentasi perusahaan, observasi terbatas, dan wawancara tertulis dengan 16 narasumber yang terdiri atas informan kunci, informan utama internal, informan pendukung internal, serta informan eksternal dari broker asuransi dan broker reasuransi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Divisi Broker berperan positif terhadap efektivitas distribusi, pertumbuhan premi, koordinasi operasional, kualitas informasi risiko, hubungan dengan broker, dan daya saing perusahaan. Selama periode 2022-2025, Divisi Broker membukukan produksi gross sebesar Rp262,76 miliar, produksi paid Rp234,39 miliar, hasil underwriting Rp42,48 miliar, dan laba usaha Rp17,90 miliar. Divisi Broker juga berkontribusi 13,4% terhadap premi bruto BUMIDA, 5,9% terhadap hasil underwriting, dan 9,3% terhadap laba usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa pembentukan Divisi Broker merupakan keputusan strategis yang relevan, adaptif, dan berpotensi menjadi pilar pertumbuhan perusahaan apabila didukung penguatan sumber daya manusia, digitalisasi proses, disiplin underwriting, serta pengendalian risiko yang berkelanjutan.