Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Reward, Lingkungan Kerja, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Industri Garmen Devi Tiara Oktavia; Purnadi Purnadi; Wida Purwidianti; Alfato Yusnar Kharismasyah
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward, lingkungan kerja, motivasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di industri garmen, khususnya di PT Central Sandang Jayatama Cilacap. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan perusahaan, namun berbagai masalah masih ada, seperti ketidakseimbangan dalam penghargaan, kondisi lingkungan kerja, motivasi, dan tingkat disiplin, yang berdampak pada produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah 400 karyawan, menggunakan rumus Slovin 10% sehingga menghasilkan 80 responden. Untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas hasil penelitian, jumlah responden kemudian ditingkatkan menjadi 120 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3 untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward, lingkungan kerja, dan motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja merupakan variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja. Sementara itu, disiplin kerja memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja karyawan lebih efektif melalui pemberian penghargaan yang sesuai, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, dan meningkatkan motivasi kerja. Disiplin kerja bukan lagi faktor utama dalam meningkatkan kinerja, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih relevan dengan kondisi kerja modern. Perusahaan disarankan untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja mereka dan menerapkan sistem penghargaan yang lebih proporsional, serta memperkuat motivasi karyawan melalui program pengembangan. Peneliti di masa mendatang didorong untuk menambahkan variabel lain, seperti komitmen organisasi, atau menggunakan variabel mediasi/moderasi, dan memperluas cakupan penelitian agar hasilnya lebih dapat digeneralisasikan.
Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Citra Merek terhadap Kepuasan Konsumen pada Produk Kosmetik Wardah di Purwokerto Aulia Fauziah Eka Nindy; Nawalin Nazah; Herni Justiana Astuti; Alfato Yusnar Kharismasyah
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 10 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i10.13326

Abstract

This study aims to analyze the influence of price, product quality, and brand image on consumer satisfaction with Wardah cosmetic products in Purwokerto. Data were collected via questionnaires from 156 respondents who had purchased and used Wardah cosmetic products. Purposive sampling was employed, with criteria requiring respondents to be at least 15 years old and to have experience using Wardah products in Purwokerto. Data analysis involved descriptive analysis and Structural Equation Modeling (SEM) using the Partial Least Squares approach, processed via SmartPLS version 3.0. The results indicate that all variables price, product quality, and brand image have a positive influence on consumer satisfaction. The study is limited by its focus on only three variables (price, product quality, and brand image) and its geographical scope, which was restricted to Purwokerto. The analysis yielded an Adjusted R-Square value of 0.684, meaning these three variables explain 68.4% of the variation in consumer satisfaction, while the remaining 31.6% is influenced by factors not examined in this study. As the respondent profile was dominated by university students and young people, the findings cannot be generalized to the entire consumer base of Wardah in other regions. The findings suggest that greater price affordability, superior product quality, and a positive brand image contribute to higher consumer satisfaction with Wardah cosmetic products. The study's implications are intended to serve as a basis for the company to plan marketing strategies aimed at enhancing consumer satisfaction. Future research is encouraged to incorporate additional variables to gain deeper insights into factors influencing consumer satisfaction.
Pengaruh Reward, Lingkungan Kerja, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Industri Garmen Devi Tiara Oktavia; Purnadi Purnadi; Wida Purwidianti; Alfato Yusnar Kharismasyah
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward, lingkungan kerja, motivasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di industri garmen, khususnya di PT Central Sandang Jayatama Cilacap. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan perusahaan, namun berbagai masalah masih ada, seperti ketidakseimbangan dalam penghargaan, kondisi lingkungan kerja, motivasi, dan tingkat disiplin, yang berdampak pada produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah 400 karyawan, menggunakan rumus Slovin 10% sehingga menghasilkan 80 responden. Untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas hasil penelitian, jumlah responden kemudian ditingkatkan menjadi 120 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3 untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward, lingkungan kerja, dan motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja merupakan variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja. Sementara itu, disiplin kerja memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja karyawan lebih efektif melalui pemberian penghargaan yang sesuai, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, dan meningkatkan motivasi kerja. Disiplin kerja bukan lagi faktor utama dalam meningkatkan kinerja, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih relevan dengan kondisi kerja modern. Perusahaan disarankan untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja mereka dan menerapkan sistem penghargaan yang lebih proporsional, serta memperkuat motivasi karyawan melalui program pengembangan. Peneliti di masa mendatang didorong untuk menambahkan variabel lain, seperti komitmen organisasi, atau menggunakan variabel mediasi/moderasi, dan memperluas cakupan penelitian agar hasilnya lebih dapat digeneralisasikan.