Diva Farah Tsani
Universitas Sunan Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYULUHAN TERAPI KOMPLEMENTER PADA IBU DAN ANAK SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN NON-FARMAKOLOGIS Yuyun Farihatin; Yunita Dyah Fitriani; Karimatul Himmah; Nanik Nuraini; Diva Farah Tsani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 3 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i3.40293

Abstract

Abstrak: Pelayanan kebidanan komplementer merupakan pilihan bagi bidan maupun perempuan untuk mengurangi intervensi medis saat hamil dan melahirkan serta masa nifas, dan berdasarkan pengalaman hal tersebut cukup membantu. Namun, sebagian besar terapi ini tidak dianggap bermakna dalam pengobatan konvensional. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan dalam hal bukti klinis dan informasi yang diterbitkan sehubungan dengan efektivitas pelayanan kebidanan komplementer pada kehamilan, persalinan dan nifas. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta (ibu dan anak) mengenai berbagai jenis terapi komplementer sebagai alternatif pengobatan non-farmakologis. Metode: pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui koordinasi mitra, identifikasi kebutuhan, penyuluhan, demonstrasi, return demonstration, penyusunan media edukasi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil : Penyuluhan kesehatan tentang terapi komplementer pada 20 ibu berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dari 70% pada pre-test menjadi 85% pada post-test. Peningkatan sebesar 15%. Peningkatan pengetahuan yang terjadi mengindikasikan bahwa metode penyuluhan yang digunakan efektif dalam memberikan pemahaman mengenai penggunaan terapi komplementer yang aman dan tepat, termasuk aromaterapi, kompres hangat dan dingin, teknik relaksasi napas, pijat bayi. Kegiatan ini berpotensi menjadi salah satu strategi edukasi kesehatan masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.Abstract:  Complementary midwifery care is an option for midwives and women to reduce medical interventions during pregnancy, childbirth, and the postpartum period, and based on experience, it is considered quite helpful. However, most of these therapies are not regarded as significant in conventional medicine. This is due to the limited clinical evidence and published information regarding the effectiveness of complementary midwifery care during pregnancy, childbirth, and the postpartum period. Objective: This activity aimed to increase participants’ knowledge and awareness, particularly among mothers and children, regarding various types of complementary therapies as alternative non-pharmacological treatments. Methods: The implementation used an educational-participatory approach through partner coordination, needs identification, health education, demonstration, return demonstration, development of educational media, as well as mentoring and evaluation. Results: Health education on complementary therapy involving 20 mothers successfully increased participants’ knowledge from 70% in the pre-test to 85% in the post-test, representing an increase of 15%. The improvement in knowledge indicates that the health education method used was effective in providing an understanding of the safe and appropriate use of complementary therapies, including aromatherapy, warm and cold compresses, breathing relaxation techniques, and infant massage. This activity has the potential to become one of the community health education strategies that can be implemented sustainably to improve the quality of family health.