Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan historiografi alternatif dalam pembelajaran sejarah serta mengetahui bagaimana pendekatan tersebut mengembangkan literasi sejarah kritis siswa kelas XI SMAN 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-5 SMAN 3 Banda Aceh yang berjumlah 37 siswa, dengan 33 siswa mengikuti proses penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, angket terbuka, wawancara, tes Document-Based Question (DBQ), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, coding, kategorisasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan historiografi alternatif dalam pembelajaran sejarah telah terlaksana dengan baik melalui penggunaan berbagai sumber sejarah, media leaflet, model pembelajaran Inquiry Learning, diskusi kelompok, analisis dokumen sejarah, serta presentasi hasil diskusi. Hasil observasi memperoleh nilai rata-rata 4,57 dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung secara efektif. Hasil angket literasi sejarah kritis menunjukkan bahwa kemampuan siswa berada pada kategori sangat baik, dengan persentase nilai berkisar antara 92% hingga 100%. Hasil tes Document-Based Question (DBQ) juga menunjukkan kategori sangat baik, dengan persentase nilai antara 93% hingga 100%. Hasil wawancara memperlihatkan bahwa siswa mampu memahami berbagai perspektif sejarah, menganalisis dan mengevaluasi kredibilitas sumber sejarah, menginterpretasikan makna peristiwa sejarah, serta menjelaskan hubungan kronologis dan kausalitas suatu peristiwa sejarah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan historiografi alternatif mampu mengembangkan literasi sejarah kritis siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas XI SMAN 3 Banda Aceh