Kristin Anggraini
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Kualifikasi Formal, Pengalaman Kerja, dan Pelatihan Berkelanjutan dalam Membentuk Kompetensi Profesional Pendidik PAUD di Daycare Emily Ayla Rei; Kristin Anggraini
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2223

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kualifikasi formal, pengalaman kerja, dan pelatihan berkelanjutan dalam membentuk kompetensi profesional pendidik PAUD di lingkungan daycare. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di Angels and I Daycare Surabaya. Subjek penelitian terdiri dari delapan pendidik dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang beragam. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi formal berperan sebagai dasar pemahaman teoritis, pengalaman kerja membentuk keterampilan praktis dan kemampuan adaptif dalam menghadapi dinamika perilaku anak, sedangkan pelatihan berkelanjutan yang difasilitasi yayasan memperkuat pengembangan kompetensi profesional pendidik. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menunjukkan bahwa dalam konteks daycare, kompetensi profesional pendidik tidak hanya dibentuk oleh pendidikan formal dan pengalaman kerja, tetapi juga dipercepat melalui sistem pelatihan intensif yang diselenggarakan lembaga secara berkelanjutan.
Pengaruh Media “Touch and Talk” terhadap Kemampuan Berbahasa Inggris Anak Usia 4-5 Tahun Kristin Anggraini; Maria Josephine Kriesye S.; Jessica Febrina Haryanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7535

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media “Touch and Talk” terhadap kemampuan berbahasa Inggris anak usia 4-5 tahun. Media ini merupakan media berbasis AI (Artificial Intelegent) yang dapat digunakan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak. Mengingat pentingnya penguasaan kemampuan berbahasa Inggris bagi anak usia dini maka peneliti melakukan penelitian yang berfokus pada media “Touch and Talk”. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Quasi Experimental Design dengan desain eksperimen Noneequivalent Control Group Design. Adapun subjek penelitian terdiri dari 33 anak yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam analisis data, metode yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan pengujian hipotesis. Hasil uji t menunjukkan bahwa media “Touch and Talk” mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak (p = 9,71 < 0.05). Dengan demikian menunjukkan bahwa media “Touch and Talk” secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak dan dapat digunakan sebagai media edukatif dalam pengembangan aspek perkembangan bahasa anak terutama kemampuan berbahasa Inggris di PAUD.
Pengembangan Media Berbasis AI “Kiko Kancil” untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini Kristin Anggraini; Chaterina Susilaningsih; Gregoria Ariyanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dapat meningkatkan kemandirian belajar anak usia dini. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE melalui lima tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan desain, pengembangan produk, implementasi di lapangan, dan evaluasi efektivitas. Uji efektivitas menggunakan metode quasi-eksperimen dengan kelompok eksperimen dan kontrol pada anak di TK Santa Maria Surabaya. Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai t = 4,271 dan p = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa media “Kiko Kancil” yang dikembangkan mampu menyesuaikan tingkat kesulitan dengan kemampuan anak, memberikan umpan balik langsung, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif anak dalam belajar matematika. Selain itu, anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemandirian belajar melalui eksplorasi mandiri dan pengambilan keputusan dalam aktivitas digital berbasis web. Media ini berpotensi menjadi inovasi edukatif yang relevan bagi pembelajaran abad ke-21 di tingkat pendidikan anak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf melalui Permainan Petualangan Huruf pada Anak Usia Dini Maria Paullina; Kristin Anggraini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8234

Abstract

Kemampuan mengenal huruf merupakan salah satu dasar literasi awal anak usia dini, namun hasil observasi di TK Santa Maria Sidoarjo menunjukkan bahwa sebagian anak kelompok B masih mengalami kesulitan dalam mengenali dan membedakan huruf yang memiliki bentuk mirip. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 5–6 tahun melalui permainan petualangan huruf. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B dan dilaksanakan dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar penilaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf anak dari Siklus I ke Siklus II. Pada Siklus I, anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan sebesar 35,7% dan belum terdapat anak pada kategori Berkembang Sangat Baik. Pada Siklus II terjadi peningkatan menjadi 57,1% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan 28,6% pada kategori Berkembang Sangat Baik, serta tidak ditemukan lagi anak pada kategori Belum Berkembang. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan petualangan huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini melalui pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Optimalisasi Kemampuan Menulis Awal pada Anak Usia 3–4 Tahun melalui Pendekatan Finger Painting Rosa Dila Kurniarani; Kristin Anggraini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan finger painting dalam mengoptimalkan kemampuan menulis awal anak usia 3–4 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan menulis awal dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis awal anak, terutama pada aspek koordinasi mata dan tangan, kontrol gerak jari, serta kemampuan menghasilkan coretan bermakna. Pendekatan finger painting terbukti efektif dalam mengoptimalkan keterampilan pramenulis anak melalui aktivitas yang bersifat eksploratif dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis sensorimotor dapat digunakan sebagai strategi alternatif dalam menstimulasi kemampuan menulis awal anak usia dini secara optimal.