Aini Loita
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan dan Validasi Instrumen Intensitas Membacakan Buku oleh Orang Tua dan Kemampuan Literasi Awal Anak Dewinta Tri Suciawati; Aini Loita; Budi Iskandar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen pengukuran dari dua variabel yakni intensitas membacakan buku oleh orang tua dan kemampuan literasi awal anak usia dini. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen (instrument development) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya. Instrumen ini dikembangkan berdasarkan kajian teoritis, penyusunan kisi-kisi, dan penyusunan butir yang kemudian divalidasi melalui dua tahap, yakni validitas logis (penilaian ahli) dan validitas empiris dengan melakukan uji coba kepada 41 responden orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Tasikmalaya.  Pengumpulan data dilakukan menggunakan kueisoner skala likert yang disebarkan secara daring, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi product moment pearson untuk menguji validitas dan koefisien cronbach’s alpha untuk menguji reliabiliyas melalui SPSS 26. Instrumen variabel intensitas membacakan buku terdiri dari 24 butir item pernyataan yang diuji dan menghasilkan 19 butir item pernyataan yang valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,898. Sedangkan instrumen variabel kemampuan literasi awal anak usia 5-6 tahun terdiri dari 41 butir item pernyataan dan seluruhnya dinyatakan valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,965. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua instrumen tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan secara lebih luas oleh peneiti lain.
Kognitif Anak dalam Berpikir Simbolik : Studi Deskriptif Tentang Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun Seli Amalia Kotrunnada; Gilar Gandana; Aini Loita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun dalam berpikir simbolik di TK Aisyiyah 2 Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 14 anak kelompok B3 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan menggunakan instrumen lembar observasi berbasis rubrik penilaian yang mencakup lima indikator berpikir simbolik, yaitu: penggunaan objek sebagai simbol dalam permainan, kemampuan menggambar dan menjelaskan objek nyata, penggunaan bahasa imajinatif, kemampuan mengenali dan menggunakan simbol-simbol sederhana, serta pemahaman konsep melalui simbol warna. Setiap indikator dinilai menggunakan skala skor 1–4 dengan skor maksimal 12 pada masing-masing indikator. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor total dan rata-rata untuk menentukan kategori perkembangan anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor perkembangan kognitif anak dalam berpikir simbolik berada pada kategori Berkembang Sangat Baik, dengan capaian tertinggi pada indikator mengenali simbol serta penggunaan warna sebagai representasi objek nyata. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan di TK Aisyiyah 2 Kota Tasikmalaya telah memberikan stimulasi yang efektif terhadap perkembangan berpikir simbolik anak usia dini.
Perancangan Media Menganyam Berbasis Pola untuk Mendukung Berpikir Komputasional Anak Usia 5–6 Tahun melalui Design Thinking Aini Loita; Aneu Suciawati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2627

Abstract

Kemampuan berpikir komputasional merupakan kompetensi abad ke-21 yang perlu dikembangkan sejak usia dini, namun implementasinya di Pendidikan Anak Usia Dini masih terbatas karena belum tersedianya media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan merancang media menganyam berbasis pola untuk mendukung kemampuan berpikir komputasional anak usia 5–6 tahun menggunakan pendekatan Design Thinking. Penelitian dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan validasi ahli, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berhasil mengintegrasikan empat komponen berpikir komputasional, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma, ke dalam aktivitas menganyam yang konkret dan menyenangkan. Implementasi media menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir komputasional anak dari kondisi awal sebesar 44,7% menjadi 62,1% pada implementasi awal, kemudian meningkat menjadi 84,6% setelah penyempurnaan prototipe. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan Design Thinking menghasilkan media yang valid, praktis, dan efektif dalam mendukung pembelajaran berbasis bermain serta menstimulasi kemampuan berpikir komputasional anak usia dini.