Iik Nurulpaik
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4–5 Tahun melalui Penerapan Senam Irama Kelinci Berbasis Musik Artificial Intelligence Zahra Ulum Raisa; Deri Hendriawan; Roby Naufal Arzaqi; Iik Nurulpaik
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan senam irama kelinci berbasis musik AI. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, yaitu Siklus I, Siklus II, dan Siklus III, dengan melibatkan 15 anak kelompok A di RA Nurul Amal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian kemampuan motorik kasar yang mencakup aspek kemampuan lokomotor dan nonlokomotor. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan teknik Percentage of Agreement (PA) dan memperoleh koefisien reliabilitas sebesar 89,5%, yang menunjukkan tingkat konsistensi yang tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase capaian perkembangan kemampuan motorik kasar anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak secara bertahap pada setiap siklus. Persentase capaian kemampuan motorik kasar pada Siklus I sebesar 44,08% dengan kategori Mulai Berkembang (MB), meningkat menjadi 68,32% pada Siklus II dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan mencapai 90,75% pada Siklus III dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan senam irama kelinci berbasis musik AI efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun.
Perilaku Prososial Anak Usia Dini: Pengaruh Keterlibatan Ayah pada Aspek Responsibility Dini Putri Pratiwi; Deri Hendriawan; Nenden Sundari; Iik Nurulpaik
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8612

Abstract

Keterlibatan ayah merupakan salah satu aspek pengasuhan yang berhubungan dengan perkembangan perilaku prososial anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keterlibatan ayah terhadap perkembangan perilaku prososial anak usia dini dengan mengidentifikasi dimensi keterlibatan ayah yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional yang melibatkan 55 ayah dan 55 anak usia 4–6 tahun di Kabupaten Tangerang. Data dikumpulkan melalui kuesioner keterlibatan ayah dan lembar observasi perilaku prososial dengan skala Likert 1–4. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi responsibility merupakan aspek keterlibatan ayah dengan capaian tertinggi (90,9%), sedangkan aspek kooperatif menunjukkan capaian tertinggi perilaku prososial anak (81,4%). Keterlibatan ayah berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial anak (r = 0,464; R² = 0,215; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan ayah, khususnya pada dimensi responsibility, berkontribusi terhadap perkembangan perilaku prososial anak usia dini.