Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan senam irama kelinci berbasis musik AI. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, yaitu Siklus I, Siklus II, dan Siklus III, dengan melibatkan 15 anak kelompok A di RA Nurul Amal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian kemampuan motorik kasar yang mencakup aspek kemampuan lokomotor dan nonlokomotor. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan teknik Percentage of Agreement (PA) dan memperoleh koefisien reliabilitas sebesar 89,5%, yang menunjukkan tingkat konsistensi yang tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase capaian perkembangan kemampuan motorik kasar anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak secara bertahap pada setiap siklus. Persentase capaian kemampuan motorik kasar pada Siklus I sebesar 44,08% dengan kategori Mulai Berkembang (MB), meningkat menjadi 68,32% pada Siklus II dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan mencapai 90,75% pada Siklus III dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan senam irama kelinci berbasis musik AI efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun.
Copyrights © 2026