Anggita Suria Fatimah
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Paparan Game Battle Royale terhadap Munculnya Perilaku Agresif Anak Usia 5-6 Tahun Anggita Suria Fatimah; Gia Nikawanti; Nurdiansyah Nurdiansyah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak game battle royale terhadap perilaku agresif anak usia 5–6 tahun serta mengidentifikasi bentuk perilaku agresif yang muncul akibat permainan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian merupakan seorang anak laki-laki berusia 6 tahun berinisial R yang diketahui aktif bermain game battle royale. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi selama dua minggu di sekolah TK Wiyata Handayani Purwakarta. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game battle royale berdampak pada munculnya perilaku agresif fisik, agresif verbal, ekspresi emosi negatif, serta perilaku imitasi kekerasan. Perilaku agresif fisik yang ditemukan meliputi memukul, menendang, mendorong, menarik teman, merebut, dan merusak mainan. Sementara itu, agresi verbal ditunjukkan melalui tindakan berteriak, mengancam, berkata kasar, mengejek, dan menghina teman. Anak juga meniru adegan kekerasan seperti bermain tembak-tembakan dan mengasosiasikan benda di sekitarnya sebagai senjata. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa paparan game battle royale berpotensi mempengaruhi perkembangan anak khususnya pada perilaku agresif yang muncul, sehingga diperlukan pengawasan dan pendampingan orang tua maupun guru dalam penggunaan media digital.