Penelitian ini penting dilakukan karena diperlukan strategi pembelajaran membaca yang sistematis dan didukung media digital interaktif untuk mengatasi rendahnya kemampuan siswa dalam memahami ide pokok, kalimat utama, dan kalimat penjelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VB melalui penerapan metode SQ3R berbasis media Padlet pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 11 Dangerakko. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa, terdiri atas 11 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar tes pilihan ganda, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar observasi aktivitas siswa. Keterlaksanaan pembelajaran dalam penelitian ini merujuk pada kesesuaian pelaksanaan langkah-langkah SQ3R berbasis media Padlet dengan rencana pembelajaran. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, keterlaksanaan pembelajaran mencapai 84,1% dengan kategori sangat baik dan aktivitas siswa mencapai 84,1% dengan kategori sangat aktif. Nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa pada skala 0–100 mencapai 49,3 dengan kategori sedang, sedangkan ketuntasan klasikal sebesar 20% berdasarkan KKTP ≥71. Pada siklus II, keterlaksanaan pembelajaran meningkat menjadi 100% dengan kategori sangat baik dan aktivitas siswa mencapai 100% dengan kategori sangat aktif. Nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 89,3 dengan kategori tinggi dan ketuntasan klasikal mencapai 86,7%. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan metode SQ3R berbasis media Padlet dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VB, khususnya dalam mengidentifikasi ide pokok, menentukan kalimat utama, dan membedakan kalimat utama dengan kalimat penjelas. Namun, karena penelitian ini merupakan PTK dengan subjek terbatas pada satu kelas, hasil penelitian ini bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasikan secara luas.