Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kemandirian Masyarakat Desa Silalahi II melalui Edukasi Manajemen Usaha, Pendampingan Administrasi, Pendidikan, dan Pengelolaan Lingkungan Karina Silaen; Dapot Riris Tamba; Selfina Umi Hutagalung; Trisnawati Daeli; Fevi Putri Hidayani Daeli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1501

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian masyarakat Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, melalui integrasi edukasi manajemen, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital. Permasalahan mitra meliputi terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan usaha sederhana, belum optimalnya penggunaan teknologi dalam administrasi desa, serta perlunya peningkatan kesadaran lingkungan dan pendidikan masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, koordinasi dengan pemerintah desa, edukasi partisipatif, pendampingan langsung, gotong royong, dan evaluasi bersama. Program utama mencakup pelatihan manajemen usaha sederhana pada kegiatan Coffee Night, pendampingan verifikasi dan validasi data kependudukan, penguatan kegiatan pendidikan di SD dan PAUD, serta aksi kebersihan melalui bank sampah dan perawatan lingkungan desa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman awal masyarakat tentang pencatatan keuangan usaha, meningkatnya dukungan administrasi data desa, serta tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi kampus dan desa dapat menjadi strategi praktis dalam mendukung desa cerdas, mandiri, dan berkelanjutan.
Penerapan Hatchery Mini untuk Meningkatkan Kemandirian Pembibitan Ayam Kampung dan Pemberdayaan Ekonomi Anak Panti Tampe Tuah Malem Ginting; Aji Prabowo; Karina Silaen
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1702

Abstract

Ketergantungan terhadap pasokan day-old chick (DOC) dari luar menjadi salah satu kendala dalam pengembangan kegiatan produktif berbasis ayam kampung di Panti Asuhan St. Angela Deli Tua karena meningkatkan biaya pengadaan, menimbulkan ketidakpastian pasokan, dan membatasi keterlibatan anak panti pada tahap pembibitan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan Hatchery Mini sebagai teknologi tepat guna untuk membangun kemandirian pembibitan ayam kampung sekaligus memperkuat keterampilan produktif, kapasitas kewirausahaan, dan fondasi pemberdayaan ekonomi anak panti. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan learning by doing melalui pelatihan seleksi telur tetas, candling, pengaturan suhu dan kelembapan, sanitasi dan biosekuriti, penanganan DOC, brooding, pengoperasian Hatchery Mini, serta pencatatan produksi dan biaya. Evaluasi terhadap 15 peserta menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 54,7 menjadi 83,3. Selama tiga siklus penetasan, 300 telur menghasilkan 188 DOC dengan fertilitas kumulatif 83,7%, daya tetas 74,9%, dan survival rate hingga umur 14 hari sebesar 94,1%. Penerapan sistem pencatatan menghasilkan estimasi HPP sebesar Rp6.250 per DOC, lebih rendah dibandingkan biaya pembelian DOC dari luar sebesar Rp8.000 per ekor, atau memberikan potensi efisiensi biaya sekitar 21,9%. Capaian ekonomi pada tahap ini terutama tercermin pada kemampuan peserta memahami biaya produksi, melakukan pencatatan usaha, dan menjalankan fungsi dasar unit pembibitan; karena itu, hasil program lebih tepat diposisikan sebagai pembentukan fondasi pemberdayaan ekonomi daripada peningkatan pendapatan yang telah terealisasi. Hatchery Mini dengan demikian tidak hanya menyediakan sarana pembibitan mandiri, tetapi juga membangun kapasitas teknis dan manajerial bagi pengembangan unit usaha ayam kampung yang lebih mandiri dan berkelanjutan.