Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi dan Implementasi Pilah Sampah sebagai Upaya Mewujudkan Lingkungan Bersih di Desa Onolimbu Raya Tampe Tuah Malem Ginting; Ribka Apriani Hutauruk; Kasmawati Giawa; Candika Bawamenewi; Yufensius Lifenka Halawa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1292

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui edukasi dan implementasi pilah sampah di Desa Onolimbu Raya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber serta masih terbatasnya sarana pendukung pengelolaan sampah di lingkungan desa. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi observasi awal, sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi pemilahan sampah, penyediaan tempat sampah terpilah, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga mengenai pentingnya pemilahan sampah, tumbuhnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta tersedianya sarana pilah sampah pada beberapa titik strategis desa. Program ini juga mendorong terbentuknya kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan demikian, edukasi dan implementasi pilah sampah dapat menjadi langkah efektif dalam mendukung terwujudnya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Peternak Pascabanjir melalui Probiotik Hemat Pakan dan Manajemen Kandang di Deli Serdang Tampe Tuah Malem Ginting; Edward Alezandro Lbn Raja; Dedi Leman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1350

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga peternak pascabanjir di Kabupaten Deli Serdang melalui penerapan probiotik hemat pakan, perbaikan manajemen kandang, dan penguatan pemasaran hasil ternak. Permasalahan utama mitra meliputi tingginya biaya pakan, rendahnya penerapan sanitasi dan biosecurity kandang, keterbatasan keterampilan pengolahan pakan, serta belum optimalnya pencatatan usaha dan pemasaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan koordinasi awal, asesmen baseline, pelatihan, praktik pembuatan probiotik herbal fermentasi, demonstrasi penggunaan mixer pakan dan mesin peleting, pendampingan pencatatan usaha, monitoring kepatuhan SOP, serta evaluasi endline. Teknologi yang diterapkan meliputi HerbaBio-Chick, Herbal Grow Promotor, mixer pakan ternak kapasitas 200 kg, dan mesin peleting pakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu memperkuat kapasitas peternak dalam memproduksi probiotik dan pakan olahan secara mandiri, meningkatkan pemahaman tentang efisiensi pakan, sanitasi, biosecurity, serta mendorong pengelolaan usaha ternak yang lebih terukur. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan peternak pascabencana berbasis teknologi tepat guna dan pendampingan berkelanjutan.
Penerapan Hatchery Mini untuk Meningkatkan Kemandirian Pembibitan Ayam Kampung dan Pemberdayaan Ekonomi Anak Panti Tampe Tuah Malem Ginting; Aji Prabowo; Karina Silaen
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1702

Abstract

Ketergantungan terhadap pasokan day-old chick (DOC) dari luar menjadi salah satu kendala dalam pengembangan kegiatan produktif berbasis ayam kampung di Panti Asuhan St. Angela Deli Tua karena meningkatkan biaya pengadaan, menimbulkan ketidakpastian pasokan, dan membatasi keterlibatan anak panti pada tahap pembibitan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan Hatchery Mini sebagai teknologi tepat guna untuk membangun kemandirian pembibitan ayam kampung sekaligus memperkuat keterampilan produktif, kapasitas kewirausahaan, dan fondasi pemberdayaan ekonomi anak panti. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan learning by doing melalui pelatihan seleksi telur tetas, candling, pengaturan suhu dan kelembapan, sanitasi dan biosekuriti, penanganan DOC, brooding, pengoperasian Hatchery Mini, serta pencatatan produksi dan biaya. Evaluasi terhadap 15 peserta menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 54,7 menjadi 83,3. Selama tiga siklus penetasan, 300 telur menghasilkan 188 DOC dengan fertilitas kumulatif 83,7%, daya tetas 74,9%, dan survival rate hingga umur 14 hari sebesar 94,1%. Penerapan sistem pencatatan menghasilkan estimasi HPP sebesar Rp6.250 per DOC, lebih rendah dibandingkan biaya pembelian DOC dari luar sebesar Rp8.000 per ekor, atau memberikan potensi efisiensi biaya sekitar 21,9%. Capaian ekonomi pada tahap ini terutama tercermin pada kemampuan peserta memahami biaya produksi, melakukan pencatatan usaha, dan menjalankan fungsi dasar unit pembibitan; karena itu, hasil program lebih tepat diposisikan sebagai pembentukan fondasi pemberdayaan ekonomi daripada peningkatan pendapatan yang telah terealisasi. Hatchery Mini dengan demikian tidak hanya menyediakan sarana pembibitan mandiri, tetapi juga membangun kapasitas teknis dan manajerial bagi pengembangan unit usaha ayam kampung yang lebih mandiri dan berkelanjutan.