Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Perilaku Kebersihan Diri terhadap Pencegahan Penyakit pada Anak di SDN 3 Pangian Widya Astuti; Echa Effendy Siswanto Amir; Greini Maramis; Intan Asang; Nadia Makalalag; Tasya Natjwa Damopolii; Susilo Reyhan Pratomo; Nadira Azhila Putri Digom
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1560

Abstract

Perilaku kebersihan diri (personal hygiene) merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah berbagai penyakit infeksi pada anak usia sekolah. Berdasarkan hasil observasi awal di SD Negeri 3 Pangian, masih ditemukan siswa yang belum menerapkan kebiasaan hidup bersih secara optimal, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, kurang menjaga kebersihan kuku, serta belum memahami pentingnya kebersihan diri dalam pencegahan penyakit. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan mengenai perilaku kebersihan diri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai upaya pencegahan penyakit. Penyuluhan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun. Media yang digunakan berupa presentasi PowerPoint, leaflet, dan poster edukasi. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan observasi terhadap kemampuan siswa dalam menjelaskan kembali materi serta mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif. Setelah penyuluhan, sebagian besar siswa mampu memahami pentingnya personal hygiene, menyebutkan cara menjaga kebersihan diri, serta menjelaskan upaya pencegahan penyakit melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi langkah promotif dan preventif dalam membentuk kebiasaan hidup bersih pada anak usia sekolah dengan dukungan berkelanjutan dari guru dan orang tua.
Edukasi Pola Hidup Sehat Sejak Dini Melalui Pembiasaan Cuci Tangan dan Menjaga Kebersihan di Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Mogolaing Widya Astuti; Siska Sibua; Ni Wayan Juliana Sintia Putri; Radiati Damogalad; Sinda Safirah Mokodompit; Masria Tuna; Safina Raskia Dunggio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1561

Abstract

Pembiasaan hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar untuk menekan angka penyakit infeksi menular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi siswa kelas 5 MI Alkhairaat Mogolaing tentang pentingnya menjaga personal hygiene dan teknik mencuci tangan yang benar. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan menurut standar WHO, serta simulasi praktik mandiri. Evaluasi program diukur menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai tingkat kognitif, serta lembar observasi untuk aspek psikomotorik siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman materi yang sangat signifikan, di mana siswa yang masuk kategori pemahaman 'Baik' melonjak dari 17% sebelum edukasi menjadi 87% setelah program dilaksanakan. Selain itu, seluruh siswa berhasil mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan dengan tepat dan higienis. Kesimpulan dari program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik langsung sangat efektif membentuk kebiasaan sehat anak, didukung dengan saran agar pihak sekolah menyediakan fasilitas sanitasi yang memadai secara berkelanjutan.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 1 Gogagoman Widya Astuti; Jikrun Jaata; Alicia Wulandari Dewanti; Firja Linara Putri M Gobel; Marsyanda Tisa Kinanthi; Salsabila Meira Domu; Cindra Mamonto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1562

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah melalui pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Hasil pengkajian pada siswa kelas VI SDN 1 Gogagoman menunjukkan masih terdapat siswa yang tidak mencuci tangan sebelum makan, sering mengonsumsi jajanan sembarangan, memiliki kebersihan diri yang kurang baik, serta belum memahami pencegahan penyakit menular. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai PHBS serta mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Materi yang diberikan meliputi pengertian PHBS, cara mencuci tangan yang benar, pemilihan jajanan sehat, kebersihan diri, kesehatan gigi dan mulut, serta pencegahan penyakit menular. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab, pengulangan materi, dan praktik enam langkah mencuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan siswa mampu menjelaskan kembali konsep PHBS, manfaat mencuci tangan, cara menjaga kebersihan diri, memilih jajanan sehat, serta mempraktikkan langkah mencuci tangan dengan benar. Kegiatan edukasi kesehatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai PHBS. Disarankan agar sekolah dan orang tua terus memberikan pendampingan sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Penyuluhan Burnout Pada Siswa Kelas 12 di SMKN 2 Kotamobagu Widya Astuti; Helkim Sarino Laode Manika; Dea Gladys Tabo; Felisia Dalin Gamis; Keysya Cika Manangin; Nur Fadilla Israini Paputungan; Siti Fadila Ginoga; Hairil Akbar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1580

Abstract

Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang terjadi akibat stres berkepanjangan sehingga dapat memengaruhi kesehatan mental, motivasi belajar, dan prestasi akademik siswa. Siswa kelas XII merupakan kelompok yang rentan mengalami burnout karena tingginya tuntutan akademik, persiapan ujian, serta penentuan rencana pendidikan maupun pekerjaan setelah lulus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai burnout serta upaya pencegahannya melalui pendidikan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 April 2026 di SMKN 2 Kotamobagu dengan sasaran 35 siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi teknik relaksasi napas dalam. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan praktik kembali teknik relaksasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menjelaskan pengertian burnout, faktor penyebab, tanda dan gejala, dampak burnout terhadap kesehatan maupun prestasi belajar, serta berbagai strategi pencegahannya. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan teknik relaksasi napas dalam secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan merupakan salah satu upaya promotif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai burnout sehingga diharapkan mampu membantu siswa menjaga kesehatan mental selama menghadapi tuntutan akademik.