Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Media Digital Canva dalam Meningkatkan Keterampilan Desain Logo Siswa SMK Swasta Amal Bakti Reni Yunita; Egi Dio Bagus Sudewo; Julpan Hartono Suria Manja Manurung; Muhammad Kunta Biddinika; Nur Elby Hajjiah Putri; Nuri Ummahatina
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 7 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/1vsn1x02

Abstract

Keterbatasan akses terhadap perangkat komputer yang memadai masih menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan keterampilan digital siswa di sekolah kejuruan, khususnya pada bidang desain grafis dasar. Di sisi lain, kebutuhan industri kreatif menuntut lulusan SMK memiliki kompetensi visual dan kemampuan menggunakan perangkat desain digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam membuat desain logo melalui pemanfaatan aplikasi Canva Mobile berbasis smartphone sebagai alternatif media pembelajaran yang lebih mudah diakses. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop partisipatif yang terdiri atas tahapan pre-test, penyampaian materi, praktik langsung pembuatan desain logo menggunakan smartphone, serta evaluasi melalui post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 siswa SMK Swasta Amal Bakti. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa secara signifikan, yang ditunjukkan melalui kenaikan nilai rata-rata dari 48,67 pada tahap pre-test menjadi 84,17 pada tahap post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan smartphone melalui aplikasi Canva Mobile dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan sarana komputer sekaligus meningkatkan keterampilan desain grafis siswa. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran berbasis perangkat mobile memiliki potensi untuk diterapkan secara lebih luas dalam mendukung pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MENDORONG KEPATUHAN TERHADAP REGULASI HUKUM DI LINGKUNGAN KERJA ERA DIGITALISASI Nurhasanah Nurhasanah; Babby Apriandani; Julpan Hartono Suria Manja Manurung; Rizky Ayu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6809

Abstract

Abstract: This study employs a quantitative approach with an explanatory research design to examine the causal relationship between the variables under investigation. Data were collected from respondents via questionnaires serving as the primary data source and subsequently analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software. The study population consisted of currently active teachers at SMK Swasta Amal Bakti. Sampling was conducted using a non-probability sampling technique specifically purposive sampling whereby respondents were selected based on predetermined criteria. The t-test results in the "Coefficients" table yielded a significance value of <0.000 for the Organizational Culture variable, which is below the significance level of α = 0.05; meanwhile, the calculated t-value of 10.049 indicates that organizational culture exerts a highly significant influence on legal regulation. Analysis of the "Model Summary" table revealed an R-square value of 0.678. This value indicates that the organizational culture variable explains 67.8% of the variance in the legal regulation variable, while the remaining 32.2% is influenced by variables outside the scope of this research model. Thus, the R-square value of 0.678 suggests a relatively strong relationship or a significant degree of interconnectedness between organizational culture and legal regulation. Keywords: Organizational Culture; Legal Regulations; Work Environment   Abstrak: Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori (explanatory research) untuk menguji hubungan kausal antara variabel yang diteliti. Data dalam penelitian diperoleh dari berbagai responden melalui penyebaran   kuesioner   sebagai   sumber data primer, kemudian hasil data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan   bantuan   perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Populasi dalam penelitian ini terdiri dari guru-guru SMK Swasta Amal Bakti yang aktif bekerja sampai dengan saat ini. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria tertentu. Berdasarkan hasil analisis uji t pada tabel Coefficients, diperoleh nilai signifikansi untuk variabel Budaya Organisasi sebesar < 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi α = 0,05, sementara,  nilai  t-hitung sebesar 10,049 menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap regulasi hukum.  Berdasarkan hasil analisis pada tabel Model Summary, diperoleh nilai R Square sebesar 0,678. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variable budaya organisasi mampu menjelaskan variabel regulasi hukum sebesar 67,8%, sedangkan sisanya sebesar 32,2%  dipengaruhi  oleh  variabel  lain  di luar     model penelitian ini. Dengan demikian,  nilai  R  Square  sebesar  0,678 mengindikasikan  bahwa  hubungan  antara budaya organisasi  dan regulasi hukum berada  pada  kategori  cukup kuat   atau saling berkaitan. Kata kunci: Budaya Organisasi; Regulasi Hukum; Lingkungan Kerja.
Analysis of the Spatial Distribution of Rice Prices Acrossprovinces in Indonesia Using the K-Means Algorithm Parini; Yessica Siagian; Guntur Maha Putra; Julpan Hartono Suria Manja Manurung; Nuri Apriani; Putri Wulandari
Bulletin of Information Technology (BIT) Vol 7 No 3: September 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bit.v7i3.3146

Abstract

Differences in rice prices across provinces in Indonesia reflect variations in distribution and market conditions that can be analyzed using a data clustering approach. This study aims to map the characteristics of interprovincial rice prices using the K-Means Clustering algorithm. The dataset consists of prices for Premium Rice, Medium Rice, Non-SPHP Medium Rice, and SPHP Rice obtained from official government data. The research stages included data preprocessing, transformation, normalization using StandardScaler, determining the number of clusters using the Elbow Method and Silhouette Score, and visualizing the results using Principal Component Analysis (PCA). The Elbow Method results indicated an efficient point at K = 5, while the highest Silhouette Score of 0.5658 was obtained at K = 7; thus, seven clusters were selected as the best model. PCA visualization reveals that provinces in Indonesia exhibit rice price characteristics that form seven groups with varying degrees of similarity. The research results indicate that the K-Means algorithm is capable of effectively identifying rice price clustering patterns and producing a map that can support the analysis of inter-regional price characteristics as a basis for formulating food distribution policies and stabilizing rice prices in Indonesia.