LATAR BELAKANG: Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi setelah spinal anestesi dan dapat berdampak negatif terhadap proses pemulihan pascaoperasi. Perubahan hemodinamik, khususnya perubahan tekanan darah akibat blokade simpatis selama spinal anestesi, diketahui menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya PONV. Namun, bukti mengenai hubungan tekanan darah dengan kejadian PONV pada berbagai populasi pasien bedah masih terbatas. TUJUAN: Mengetahui hubungan antara tekanan darah dengan kejadian Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) pada pasien pasca spinal anestesi. METODE: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Bedah Sentral RSUD Kardinah Kota Tegal pada Februari–April 2026. Sebanyak 45 pasien operasi elektif yang menjalani spinal anestesi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur lima menit setelah pemberian spinal anestesi, sedangkan kejadian PONV dinilai di ruang pemulihan menggunakan skor Gordon. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan tingkat signifikansi 0,05. HASIL: Dari 45 responden, sebanyak 25 pasien (55,6%) mengalami hipotensi, 15 pasien (33,3%) mengalami hipertensi, dan 5 pasien (11,1%) memiliki tekanan darah normal setelah spinal anestesi. Kejadian PONV ditemukan pada 32 pasien (71,1%). Hasil analisis Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tekanan darah dengan kejadian PONV (r = 0,637; p = 0,000). Pasien yang mengalami hipotensi memiliki proporsi kejadian PONV tertinggi, yaitu sebesar 96%. KESIMPULAN: Terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan darah dengan kejadian PONV pada pasien pasca spinal anestesi. Identifikasi dini dan penatalaksanaan perubahan tekanan darah secara tepat berpotensi menurunkan angka kejadian PONV serta meningkatkan kualitas pemulihan pascaoperasi. Kata Kunci: Tekanan Darah, Mual dan Muntah Pascaoperasi, PONV, Spinal Anestesi, Perubahan Hemodinamik