Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMASI PADA BUDIDAYA IKAN BERBASIS INTERNET OF THINGS DI SMA NEGERI 6 METRO Christio Revano Mege; Ferizandi Qauzar Gani; Chalida Syari; Friska Hasugian; Jodes Parasian Simatupang
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v7i1.455

Abstract

Kelompok Ilmiah Remaja SMA Negeri 6 Metro sempat melakukan budidaya ikan sebagai salah satu bentuk kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan. Namun kegiatan budidaya ikan tersebut tidak berlanjut karena keterbatasan teknologi sehingga lahan yang sebelumnya dijadikan kolam ikan menjadi tidak terpakai lagi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk revitalisasi kegiatan P5 melalui pengenalan teknologi otomasi berbasis Internet of Things (IoT) pada budidaya ikan Nila. Kegiatan PKM dimulai dengan sosialisasi dan dilanjutkan dengan kegiatan diseminasi dan pelatihan dasar-dasar budidaya ikan air tawar sistem bioflok kolam, pemberian pakan, pemeliharaan kesehatan, pemantauan kualitas air serta perancangan sistem otomasi IoT menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan sensor pH, TDS, dan ketinggian. Tahap selanjutnya yaitu penerapan teknologi melalui pemasangan kolam, persiapan bioflok, penebaran 500 benih ikan nila, pengoperasian sistem otomasi terhubung internet, serta instalasi aplikasi pemantauan real-time dan pengendalian otomatis pakan serta pergantian air melalui smartphone setiap siswa mitra. Siswa juga dilatih untuk mengemas ikan pasca panen menggunakan vacuum sealer. Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu (1) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra >100% dalam penerapan teknologi pemantauan berbasis Internet of Things, penerapan Teknologi otomasi dan penerapan teknologi bioflok; (2) Terfasilitasi 2 unit kolam bioflok yang dilengkapi dengan sistem pemantauan dan otomasi berbasis Internet of Things; (3) Terfasilitasi 500 ekor bibit ikan Nila dan pakan ikan untuk 2 siklus panen; (4) Terfasilitasi 1 unit baterai dan inverter sebagai daya cadangan ketika listrik mati, dan (5) Terfasilitasi 1 unit freezer dan 1 unit vacuum sealer untuk pengemasan dan penyimpanan pasca panen.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI GEOFISIKA DAN PENGUATAN LITERASI MASYARAKAT UNTUK PENGELOLAAN AIR TANAH BERKELANJUTAN DI DESA JATIMULYO, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Andri Yadi Paembonan; Dwi Miftha Kurnia; Randy Kurniawan; Stevy Canny Louhenapessy; Rozi Afdi; Fitri Rusmaladewi; Muhammad Rifqi Dwi Septian; Friska Hasugian; Putri Agustryani; Azman Munthoha Maula
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No.1, Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The availability of clean water is a crucial issue in Jatimulyo Village, South Lampung Regency, particularly during the dry season. Residents face difficulties accessing water sources due to a limited understanding of the subsurface groundwater potential. In response to this problem, a team from the Sumatra Institute of Technology (ITERA) conducted a community service activity aimed at mapping this groundwater potential. This activity utilized the geoelectric resistivity method to identify subsurface structures and determine the locations and depths of potential aquifers for drilled wells. In its implementation, the team collaborated with the local village government and involved participants from the Geophysical Engineering and Petroleum and Gas Engineering Study Programs. In addition to technical surveys, the team also conducted a socialization of their findings and provided education on groundwater utilization. This event, attended by residents, local neighborhood (RT) heads, and village officials, highlighted the importance of proper aquifer identification, well maintenance techniques, and strategies for ensuring water resource sustainability. This initiative received positive appreciation from the village head and residents, who hope the results of the ITERA study can provide a concrete solution to address the challenges of clean water availability in their region.