Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT BATANG GANDARIA DENGAN METODE DPPH DAN ABTS Boima Situmeang; Nurhayati Bialangi; Weny JA Musa; Ahmad Kadir Kilo; Holisha Widiyanto; Dian Susvira; Nani Yulianti
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v8i2.3323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak metanol kulit batang gandaria (Bouea macrophylla Griff.) menggunakan dua metode pengujian, yaitu DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dan ABTS (2,2′-azinobis(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)). Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut metanol. Aktivitas antioksidan ditentukan berdasarkan nilai IC50, yaitu konsentrasi yang diperlukan untuk meredam 50% radikal bebas. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 12,259 ± 0,232 ppm untuk metode DPPH dan 15,831 ± 1,550 ppm untuk metode ABTS. Nilai IC50 yang lebih rendah pada metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak memiliki kemampuan yang lebih tinggi dalam menangkap radikal bebas pada metode tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa kulit batang gandaria berpotensi sebagai sumber antioksidan alami yang efektif dengan kemampuan merangkal radikal bebas DPPH dan ABTS sangat kuat.