Andi Ahmad Dhiyauddin
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN KEUANGAN PUBLIK ISLAM DALAM MENGURANGI KEMISKINAN DI INDONESIA Siradjuddin Siradjuddin; Abdul Wahab; Andi Ahmad Dhiyauddin
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2158

Abstract

Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan sosial-ekonomi utama di Indonesia meskipun berbagai kebijakan fiskal telah diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa zakat memiliki potensi besar dalam mengurangi kemiskinan, namun kajian yang mengintegrasikan zakat sebagai instrumen keuangan publik Islam dengan perspektif tata kelola, digitalisasi, dan sinergi kelembagaan masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat sebagai instrumen keuangan publik Islam dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia dengan mengidentifikasi potensi, mekanisme, efektivitas, tantangan, serta strategi optimalisasi pengelolaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, laporan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan model konseptual optimalisasi zakat yang mengintegrasikan penguatan tata kelola kelembagaan, digitalisasi layanan zakat, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam kerangka keuangan publik Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan mustahik, perluasan akses pendidikan dan layanan kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki. Di sisi lain, efektivitas pengelolaan zakat masih menghadapi kendala berupa rendahnya realisasi penghimpunan dibandingkan potensi nasional, belum terintegrasinya basis data muzaki dan mustahik, keterbatasan kapasitas amil, serta belum optimalnya koordinasi antarlembaga. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat pengembangan konsep keuangan publik Islam melalui optimalisasi fungsi redistribusi zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi yang berkeadilan. Secara praktis, hasil penelitian memberikan rekomendasi bagi BAZNAS, LAZ, pemerintah, dan lembaga keuangan syariah untuk memperkuat tata kelola, digitalisasi, serta sinergi kelembagaan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat dalam mendukung pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan, dan pencapaian pembangunan berkelanjutan.
Analysis of the Global Environmental Crisis in the Perspective of Maqasid Sharia: Efforts to Realize Sustainable Development Pephitasya Juliana; Andi Ahmad Dhiyauddin; Radina Fauzi; Murtiadi Awaluddin; Sudirman
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 3 (2026): Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countrie
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i3.11359

Abstract

The global environmental crisis is a serious threat to the sustainability of human life, economic stability, and the balance of the world's ecosystems. Rising global temperatures, air pollution, water pollution, and biodiversity loss show that environmental issues require a multidisciplinary approach that is not only technical, but also ethical and normative. In an Islamic perspective, maqasid sharia provides a value framework that aims to realize benefits and prevent damage. This research aims to analyze environmental issues through the perspective of maqasid sharia by emphasizing the five main goals of sharia: protecting religion, soul, intellect, descent, and property. The method used is a literature study with a descriptive-analytical approach from classical sources and cutting-edge references. The results of the study show that environmental protection is an integral part of the sharia goals and is relevant to be applied in today's sustainable development policies..