Nur Citrayani Wahid
STIKES Tanawali Takalar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN SOSIAL PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN DI DESA MONCONGKOMBA KECAMATAN POLONGBANGKENG SELATAN KABUPATEN TAKALAR: The Relationship Between Stunting And Sociald Development In Toddlers Aged 1-3 Years In Moncongkomba Village, Polongbangkeng Selatan District, Takalar Regency Dina Oktaviana; Patmawati; Ernawati; Dewiyanti; Suardi; Nur Citrayani Wahid
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17 No 01 (2026): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v17i01.2285

Abstract

Latar Belakang: Jumlah anak balita 1-3 tahun di Wilayah Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takarar mencapai 115 balita pada tahun 2024. Anak usia 1-3 tahun merupakan periode perkembangan otak yang sangat penting dan mencakup perkembangan motorik, bahasa, sosial, dan kognitif. Anak harus makan makanan yang bergizi agar proses perkembangan dan pertumbuhan mereka tidak terganggu. Jika asupan makanan tidak mencukupi, anak bisa menderita gangguan pertumbuhan disebut stunting. Tujuan: untuk mengetahui hubungan stunting dengan perkembangan bahasa dan sosial pada anak usia 1-3 tahun. Metode : pendekatan cross-sectional digunakan untuk penelitian deskriptif dan analitis. Dengan subjek penelitian sebanyak 115 responden yang berusia 1-3 tahun. Data diolah menggunakan uji statistic Fisher’s Exact Test. Hasil: hasil penelitian membuktikan bahwa ada hubungan stunting dengan perkembangan bahasa dan sosial pada balita usia 1-3 tahun dengan skor p=0,001 dimana α<0,05. Kesimpulan: ada hubungan signifikan anatara stunting dengan perkembangan bahasa dan sosial pada balita usia 1-3 tahun di Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar